ST Indonesia (STI) kembali menggelar LEAD (Lafullen Expert Aesthetic Demonstration) bersama Cellbooster untuk pertama kalinya di Semarang. Acara ini diadakan pada Kamis, 26 Februari 2026 di Hotel Aruss Semarang
LEAD Semarang menghadirkan dr. Theressia Handayani, M.Biomed (AAM) sebagai trainer STI. dr. Theressia membagikan insight mengenai penggunaan Lafullen dan Cellbooster, dua produk inovasi terkini dalam dunia estetika medis.
LEAD merupakan program edukatif yang dirancang untuk memperkenalkan Lafullen, collagen biostimulator berbasis P-PCL generasi terbaru. Produk ini diformulasikan untuk memberikan hasil peremajaan wajah yang natural, aman, dan tahan lama.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai Cellbooster. Produk ini merupakan premium injectable skin booster asal Swiss yang telah dikenal secara global.

Lafullen dengan SEP Technology
Dalam sesi presentasinya, dr. Theressia menjelaskan bahwa Lafullen menggunakan P-PCL (Porous Polycaprolactone). Teknologi ini diproduksi melalui SEP (Samyang’s Evenly Distributed Porous Particle) Technology.
Teknologi tersebut menghasilkan mikrosfer berpori dengan ukuran dan bentuk yang seragam. Distribusinya juga merata, sehingga stimulasi kolagen menjadi lebih optimal.
“Dengan struktur porous microsphere dan surface area yang lebih besar, aktivasi fibroblast dapat terjadi secara maksimal. Hal ini termasuk dari bagian dalam pori,” jelas dr. Theressia.
Keunggulan lainnya adalah distribusi partikel yang lebih merata dan risiko nodul yang minimal. Proses degradasinya juga lebih terprediksi, sehingga hasil menjadi lebih aman dan konsisten.
Peran CMC Gel dalam Hasil Instan dan Stabil
Selain partikel P-PCL, Lafullen juga dilengkapi dengan CMC (Carboxymethylcellulose) gel. Komponen ini berfungsi lebih dari sekadar carrier.
CMC gel memberikan efek volume instan sejak hari pertama. Selain itu, CMC juga berperan sebagai 3D scaffolding yang menjaga distribusi partikel tetap stabil di dalam jaringan.
Seiring waktu, CMC akan terserap dalam 4–6 minggu. Ruang yang terbentuk kemudian diisi oleh kolagen baru hasil stimulasi. Proses ini menghasilkan efek peremajaan yang bertahap dan natural.
Cellbooster: Premium Skin Booster dari Swiss
Selain Lafullen, acara ini juga menghadirkan sesi mengenai Cellbooster. Produk ini merupakan premium injectable skin booster asal Swiss dengan profil keamanan tinggi.
Cellbooster mengandung kombinasi hyaluronic acid, amino acids, dan vitamin. Cellbooster menggunakan CHAC Technology yang memungkinkan pelepasan bahan aktif secara bertahap. Selain itu, tidak digunakan chemical binding agents. Hal ini membuat hasil menjadi lebih optimal dan aman bagi pasien.
Peserta juga mendapatkan kesempatan melihat clinical data secara langsung. Sesi ini dipresentasikan oleh dr. Gabriella Angelia.
Beliau membagikan hasil nyata dari penggunaan Cellbooster pada pasien. Data yang ditampilkan mencakup perbaikan kualitas kulit setelah treatment. Pemaparan ini memberikan gambaran yang lebih konkret. Para dokter dapat memahami efektivitas treatment dalam praktik sehari-hari.
Komitmen STI untuk Edukasi Dokter Estetika
Melalui LEAD, para dokter diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai Lafullen dan Cellbooster. Acara ini menjadi bukti komitmen dalam menghadirkan edukasi berkelanjutan bagi dokter estetika di Indonesia.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Lafullen dan Cellbooster, Anda dapat mengunjungi Instagram @st_aes, @lafullen_id, @cellbooster.id, website stindonesia.com atau hubungi kami melalui whatsapp 082225267741.

