Penumpukan lemak di pipi membuat wajah tampak lebih bulat atau tembem. Kondisi ini umumnya terjadi karena peningkatan berat badan. Saat berat badan bertambah, distribusi lemak tidak selalu merata, dan pipi sering menjadi area penumpukan lemak. Kabar baiknya, ada cara cepat dan efektif untuk mengatasi kondisi ini, yaitu treatment Cellbooster Shape. Injectable skin booster asal Swiss yang dirancang khusus untuk membantu mengurangi penumpukan lemak pada area tertentu, termasuk pipi. Didukung oleh teknologi CHAC (Controlled Hybrid Active Complex) yang dipatenkan, bahan aktif dalam Cellbooster Shape menjadi lebih stabil dan dapat bertahan lebih lama setelah diinjeksi sehingga hasil yang didapatkan optimal dan tahan lama.
Penyebab Penumpukan Lemak di Pipi
Penumpukan lemak di pipi umumnya disebabkan oleh peningkatan berat badan dan akumulasi lemak tubuh secara menyeluruh yang tidak tersebar secara merata. Lemak berlebih dapat mengendap di berbagai bagian tubuh, seperti wajah, lengan, paha, hingga betis. Salah satu faktor utama yang memicu kondisi ini adalah pola makan yang kurang sehat, terutama kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji, makanan olahan, minuman manis serta alkohol. Jenis asupan tersebut cenderung tinggi kalori namun minim kandungan nutrisi sehingga mudah menyebabkan kenaikan berat badan dan penumpukan lemak.
Selain pola makan, kurangnya waktu tidur juga berperan besar dalam penumpukan lemak di pipi. Ketika tubuh tidak mendapatkan istirahat yang cukup, kadar hormon kortisol atau hormon stres akan meningkat. Kondisi ini dapat memicu rasa lapar berlebih, mengganggu keseimbangan metabolisme, dan pada akhirnya meningkatkan risiko penambahan berat badan. Dampaknya, lemak pun lebih mudah menumpuk di berbagai area tubuh, termasuk di pipi.
Cara Mengatasi Penumpukan Lemak di Pipi
Berikut cara mengatasi penumpukan lemak di pipi yang bisa Anda lakukan.
1. Treatment Cellbooster Shape
Cellbooster Shape injectable skin booster yang menggunakan teknologi CHAC yang dipatenkan untuk mengurangi penumpukan lemak pada area-area tertentu, seperti wajah. Produk asal Swiss ini mengandung hyaluronic acid yang diformulasikan dengan L-carnitine dan vitamin C yang bekerja secara efektif dalam merangsang proses pembakaran lemak menjadi energi. Proses ini membuat lemak di wajah berkurang dan membuat tampilan kulit menjadi lebih kenyal serta wajah lebih ramping.
Berkat teknologi CHAC, bahan aktif dalam Cellbooster Shape menjadi lebih tahan lama setelah diinjeksi ke area wajah. Skinbooster ini juga memiliki berbagai manfaat lainnya, yaitu mengurangi double chin, selulit, kulit kendur, dan meningkatkan kelembapan kulit.

2. Melakukan Senam Wajah Secara Rutin
Senam wajah merupakan salah satu cara alami yang dapat membantu mengencangkan otot-otot wajah, memperbaiki kontur, dan mengatasi penumpukan lemak di pipi. Latihan ini juga dapat memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan. Beberapa gerakan senam wajah yang dapat dilakukan antara lain:
- Menggembungkan pipi dengan menahan udara di dalam mulut, lalu memindahkan udara dari pipi kiri ke pipi kanan secara bergantian.
- Mengerucutkan bibir ke arah tengah, kemudian menggerakkannya ke sisi kanan dan kiri secara bergantian.
- Menahan senyum lebar sambil menekan lidah ke langit-langit mulut untuk meregangkan otot di area bawah dagu dan pipi.
Lakukan rangkaian gerakan tersebut sebanyak dua sesi setiap hari, dengan durasi sekitar 15 menit per sesi. Perlu diketahui bahwa hasil senam wajah tidak bersifat instan dan memerlukan konsistensi selama beberapa minggu untuk melihat perubahan. Meskipun demikian, metode ini tergolong aman dan dapat menjadi pelengkap perawatan wajah sehari-hari.
3. Berolahraga Kardio Secara Teratur
Penumpukan lemak di pipi umumnya berkaitan dengan kelebihan lemak tubuh secara keseluruhan. Oleh karena itu, rutin berolahraga menjadi langkah penting untuk membantu mengurangi lemak di pipi.
Olahraga kardio seperti berlari, berjalan cepat, bersepeda, berenang, menari, atau senam aerobik dapat meningkatkan detak jantung dan mempercepat pembakaran kalori. Berdasarkan berbagai penelitian, latihan kardio yang dilakukan secara rutin terbukti mampu menurunkan persentase lemak tubuh, sehingga tubuh terlihat lebih ramping dan wajah menjadi lebih ramping.
Disarankan untuk melakukan olahraga kardio selama 150 hingga 300 menit per minggu, atau sekitar 20–40 menit per hari. Untuk hasil yang lebih optimal, olahraga kardio dapat dikombinasikan dengan latihan kekuatan atau angkat beban.
4. Membatasi Konsumsi Gula dan Karbohidrat Olahan
Pola makan memiliki peran besar dalam penumpukan lemak di tubuh, termasuk di wajah. Karbohidrat olahan umumnya tinggi kalori dan rendah serat sehingga dapat memicu penambahan berat badan dan penumpukan lemak. Jenis makanan yang perlu dibatasi antara lain roti putih, kue, kerupuk, pasta dari tepung terigu, makanan manis, minuman bersoda, serta makanan cepat saji.
Sebagai gantinya, pilih sumber karbohidrat kompleks dan makanan sehat seperti oatmeal, beras merah, quinoa, jagung, sayuran, dan buah-buahan agar berat badan lebih terkontrol.
5. Menjalani Diet Pembatasan Kalori Secara Aman
Diet dengan pembatasan kalori dapat membantu menurunkan berat badan secara menyeluruh, termasuk mengurangi lemak di pipi. Prinsipnya adalah mengurangi asupan kalori harian secara bertahap dan terkontrol.
Sebagai contoh, jika kebutuhan kalori harian berkisar 2.000–2.500 kalori, asupan dapat diturunkan menjadi sekitar 1.200–1.500 kalori per hari. Diet ini perlu dijalani secara konsisten agar hasilnya optimal.
Namun, metode ini tidak selalu cocok untuk semua orang, terutama bagi penderita diabetes, gangguan metabolisme, atau kondisi medis tertentu. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum menjalani diet pembatasan kalori.
6. Memperbanyak Konsumsi Air Putih
Minum air putih yang cukup sangat penting untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mendukung proses penurunan berat badan. Konsumsi air dapat membantu meningkatkan rasa kenyang sehingga mengurangi keinginan untuk makan berlebihan.
Selain itu, minum air putih dapat memicu proses lipolisis, yaitu pemecahan lemak menjadi asam lemak yang digunakan tubuh sebagai sumber energi. Dengan demikian, kebiasaan minum air putih secara cukup dapat membantu mengurangi lemak di tubuh dan wajah. Disarankan untuk minum setidaknya delapan gelas atau dua liter air putih setiap hari.
7. Mengonsumsi Makanan Tinggi Serat
Serat berperan penting dalam mengontrol nafsu makan dan membantu proses pencernaan. Makanan tinggi serat membuat perut terasa kenyang lebih lama, sehingga asupan kalori harian dapat ditekan.
Beberapa contoh makanan yang kaya serat antara lain kacang polong, alpukat, pisang, pepaya, brokoli, kubis, pir, jagung, dan beras merah. Dengan pola makan tinggi serat, berat badan lebih mudah dikendalikan dan pipi perlahan tampak lebih ramping.
8. Tidur yang Cukup dan Berkualitas
Tidur yang kurang dapat meningkatkan produksi hormon kortisol dalam tubuh. Kadar kortisol yang tinggi berhubungan dengan peningkatan nafsu makan dan perubahan metabolisme yang dapat memicu penumpukan lemak. Usahakan untuk tidur cukup setiap malam, idealnya 7–8 jam, agar metabolisme tubuh tetap seimbang, berat badan terkontrol, dan penumpukan lemak di pipi berkurang.
Itulah berbagai cara mengatasi penumpukan lemak di pipi yang bisa Anda lakukan. Jika Anda ingin mendapatkan hasil yang cepat dengan cara yang aman, lakukan treatment Cellbooster Shape. Segera berkonsultasi dengan dokter kulit di klinik kecantikan terdekat. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang produk ini, Anda dapat mengunjungi Instagram @st_aes, @cellbooster.id, website stindonesia.com atau hubungi kami melalui whatsapp 082225267741.

