Skip to content
logo STI blue-05 (1)
  • Medical
  • Aesthetic
  • Dental
  • About Us
  • Service Center
  • News
    • Aesthetic
    • Medical
    • Dental
  • Career
  • Contact Us
Menu
  • Medical
  • Aesthetic
  • Dental
  • About Us
  • Service Center
  • News
    • Aesthetic
    • Medical
    • Dental
  • Career
  • Contact Us

Home / News / Telinga Berdenging Terus? Ini Penyebabnya yang Perlu Anda Ketahui

Telinga Berdenging Terus? Ini Penyebabnya yang Perlu Anda Ketahui

  • Admin Web
  • March 9, 2026
  • 8:58 am
  • No Comments

Table of Contents

Telinga berdenging adalah keluhan yang cukup sering dialami banyak orang. Suara seperti dengungan, siulan, atau desisan bisa muncul tanpa ada sumber suara dari luar. Pada sebagian orang, telinga berdenging hanya terjadi sesaat dan kemudian hilang dengan sendirinya. Namun pada kondisi tertentu, keluhan ini bisa muncul terus-menerus dan terasa sangat mengganggu.

Dalam dunia medis, kondisi telinga berdenging dikenal sebagai Tinnitus. Walaupun sering dianggap sepele, tinnitus sebenarnya bisa menjadi tanda adanya gangguan pada sistem pendengaran. Karena itu, penting untuk mengetahui penyebabnya agar dapat mengambil langkah penanganan yang tepat.

Apa Itu Telinga Berdenging (Tinnitus)?

Tinnitus adalah kondisi ketika seseorang mendengar suara tertentu di telinga atau kepala tanpa adanya sumber suara dari luar. Suara yang dirasakan dapat berbeda-beda pada setiap orang, misalnya:

  • Dengungan

  • Siulan

  • Desisan

  • Bunyi berdetak

  • Suara seperti mesin atau listrik

Telinga berdenging bisa terjadi pada satu telinga atau kedua telinga sekaligus. Pada beberapa orang, keluhan ini hanya muncul sesekali. Namun pada kasus tertentu, tinnitus dapat berlangsung dalam waktu lama dan memengaruhi aktivitas sehari-hari.

Penyebab Telinga Berdenging

Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan tinnitus. Berikut beberapa penyebab yang paling sering terjadi:

1. Gangguan Pendengaran

Salah satu penyebab paling umum adalah penurunan fungsi pendengaran. Kondisi ini biasanya terjadi karena pertambahan usia atau paparan suara keras dalam jangka waktu lama.

Kerusakan pada sel-sel rambut halus di telinga bagian dalam dapat mengganggu proses penghantaran suara ke otak. Akibatnya, otak dapat memproses sinyal yang salah dan menimbulkan sensasi bunyi yang tidak sebenarnya.

2. Paparan Suara Keras

Paparan suara keras secara terus-menerus juga dapat memicu telinga berdenging. Lingkungan kerja yang bising, konser musik, atau kebiasaan mendengarkan musik dengan volume tinggi menggunakan earphone dapat merusak struktur telinga bagian dalam.

Kerusakan ini dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan munculnya tinnitus.

3. Penumpukan Kotoran Telinga

Ketika kotoran telinga menumpuk dan menghambat saluran telinga, suara tidak dapat diteruskan dengan baik menuju gendang telinga.

Akibatnya, seseorang dapat merasakan telinga terasa penuh, pendengaran berkurang, dan muncul bunyi denging.

4. Gangguan pada Telinga Tengah atau Dalam

Beberapa gangguan pada telinga juga dapat menyebabkan telinga berdenging, seperti infeksi telinga, gangguan pada tulang telinga, atau masalah pada saraf pendengaran.

Dalam beberapa kasus, tinnitus bahkan dapat menjadi tanda awal adanya masalah kesehatan pada sistem pendengaran yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Mengapa Telinga Berdenging Tidak Boleh Diabaikan?

Banyak orang menganggapnya sebagai masalah ringan. Padahal jika terjadi terus-menerus, kondisi ini dapat mengganggu kualitas hidup.

Beberapa dampak yang sering dialami oleh penderita tinnitus antara lain:

  • Sulit berkonsentrasi

  • Gangguan tidur

  • Rasa tidak nyaman saat berada di tempat sunyi

  • Penurunan kualitas hidup

Karena itu, jika berlangsung lama, penting untuk mengetahui penyebabnya melalui pemeriksaan medis.

Pentingnya Pemeriksaan Pendengaran

Untuk mengetahui penyebab telinga berdenging, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan telinga serta tes pendengaran. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi sistem pendengaran secara menyeluruh.

Salah satu pemeriksaan yang sering dilakukan adalah tes audiologi. Tes ini membantu menilai kemampuan seseorang dalam mendengar berbagai frekuensi suara serta mendeteksi adanya gangguan pendengaran yang mungkin menjadi penyebab tinnitus.

Dengan pemeriksaan yang tepat, dokter dapat menentukan penanganan yang sesuai dengan kondisi setiap pasien.

Kapan Harus Memeriksakan Telinga Berdenging?

Segera konsultasikan dengan tenaga medis jika tinnitus disertai dengan kondisi berikut:

  • Berlangsung lebih dari beberapa hari

  • Disertai penurunan pendengaran

  • Disertai pusing atau vertigo

  • Terjadi hanya pada satu telinga

  • Mengganggu aktivitas sehari-hari atau tidur

Semakin cepat dilakukan pemeriksaan, semakin cepat pula penyebab telinga berdenging dapat diketahui. Tinnitus bukan sekadar keluhan ringan yang bisa diabaikan. Kondisi ini dapat menjadi tanda adanya gangguan pada sistem pendengaran, mulai dari penumpukan kotoran telinga hingga gangguan pendengaran yang lebih serius. Jika telinga berdenging terjadi terus-menerus atau terasa semakin mengganggu, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan pendengaran dan konsultasikan dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi website dan Instagram kami: @st_entdevice

Baca Juga:  7 Cara Menghilangkan Lemak Wajah Agar Tirus
PrevPreviousKenapa Gigi Bisa Sampai Sakit Parah? Ini Penyebabnya!

Need Help or Guidance?

Contact ST Indonesia

PT. SOMETECH INDONESIA
Copyrights @2023, All Rights Reserved

Opening Hours:
Monday – Friday 8am – 5pm

Offices & Branch :

  • Jakarta
    AKR Tower Lt 11 unit 11G
    Jl. Panjang No.5, Kebon Jeruk Jakarta Barat, DKI Jakarta
    INDONESIA
  • Surabaya
    STI - Ruko
    Jl. Raya Kupang Jaya No.B8, Surabaya, Jawa Timur
    INDONESIA
Contact :
  • (021) 533 447 55
  • +62 822-2526-7741
  • admstindo@gmail.com
Follow Us:
  • @sti_medical
  • @st_medicaldevice
  • @st_aes
  • ST Indonesia Medical
  • ST Indonesia Aesthetic