ST Indonesia (STI) kembali menggelar LEAD (Lafullen Expert Aesthetic Demonstration) pada Selasa, 24 Februari 2026 di NALLURA Clinic Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan STI dalam memperkenalkan inovasi terbaru kepada para dokter estetika di Indonesia.
LEAD dirancang sebagai forum ilmiah interaktif untuk memperdalam pemahaman dokter mengenai teknik aplikasi, keamanan prosedur hingga pendekatan berbasis evidence dalam penggunaan Lafullen, collagen biostimulator P-PCL generasi terbaru yang diformulasikan untuk memberikan hasil peremajaan wajah yang natural, aman, dan tahan lama.

Apa itu Lafullen?
Dalam sesi presentasi ilmiah, peserta mendapatkan pemaparan komprehensif mengenai karakteristik dan mekanisme kerja Lafullen. Produk ini merupakan porous PCL-based collagen stimulator yang bekerja dengan merangsang produksi kolagen sekaligus memberikan efek volume yang tampak alami
dr. David Luis, M.Biomed (AAM) selaku trainer pada LEAD kali ini sekaligus Exclusive Trainer STI menyampaikan:
“Lafullen adalah collagen stimulator berbasis PCL berpori yang mampu merangsang produksi kolagen sekaligus memberikan volume. Hasilnya terlihat natural dan dapat bertahan lebih lama dibandingkan filler HA konvensional.”
Lafullen dikembangkan menggunakan teknologi SEP (Samyang’s Evenly Distributed Porous particle Technology), menghasilkan microsphere dengan ukuran seragam, berpori, dan permukaan halus. Desain ini memungkinkan distribusi partikel yang lebih merata di jaringan serta stimulasi kolagen yang optimal.
Material utama Lafullen adalah PCL (Polycaprolactone) dan CMC-based gel carrier, yang bersifat biodegradable dan telah lama digunakan dalam bidang medis maupun tissue engineering. PCL sendiri merupakan material yang telah mendapatkan persetujuan dari Food and Drug Administration untuk penggunaan medis tertentu. Produk ini juga sudah teregistrasi di Kementerian Kesehatan RI.
“Bahan utama Lafullen adalah PCL dan CMC-based gel carrier yang bersifat biodegradable. Material ini 100% terdekomposisi, terserap, dan dikeluarkan oleh tubuh,” jelas dr. David.
Apa Saja Keunggulan Lafullen?
Salah satu keunggulan Lafullen adalah durasi hasil yang relatif panjang. Secara umum, efek dapat bertahan sekitar 24 bulan, meskipun tetap bergantung pada kondisi masing-masing pasien.
Setelah injeksi, pasien akan melihat perbaikan volume secara langsung. Dalam 4–6 minggu pertama, mungkin terjadi sedikit penurunan volume seiring proses absorpsi gel carrier. Selanjutnya, P-PCL akan bekerja merangsang produksi kolagen baru di area yang dirawat sehingga terbentuk volume alami yang lebih stabil dan bertahan lama.
Untuk sebagian besar pasien, prosedur cukup dilakukan satu kali dalam dua tahun, kecuali jika diperlukan touch-up untuk koreksi tambahan.
Siapa Saja yang Direkomendasikan untuk Treatment Lafullen?
Lafullen direkomendasikan bagi pasien usia di atas 30 tahun yang mulai mengalami penurunan elastisitas dan volume wajah akibat berkurangnya produksi kolagen. Pada fase ini, pendekatan biostimulasi menjadi penting karena tidak hanya mengisi, tetapi juga memperbaiki kualitas jaringan secara bertahap
dr. David juga menekankan bahwa pemahaman anatomi wajah menjadi kunci dalam menentukan kedalaman dan teknik injeksi yang tepat untuk mencapai hasil optimal sekaligus meminimalkan risiko.
Live Demonstration: Observasi Langsung Teknik Aplikasi
Setelah sesi presentasi, acara dilanjutkan ke sesi utama yaitu Live Demonstration Lafullen. Dalam sesi ini, para dokter dapat menyaksikan secara langsung teknik aplikasi yang dilakukan oleh trainer, sekaligus berdiskusi selama prosedur berlangsung.
Tidak hanya itu, sesi dilanjutkan dengan hands-on training, di mana peserta berkesempatan mempraktikkan langsung teknik aplikasi dengan supervisi trainer. Format ini memberikan pengalaman komprehensif dan meningkatkan kepercayaan diri dokter dalam implementasi di praktik klinis sehari-hari.


Komitmen STI terhadap Edukasi Berkelanjutan
Melalui penyelenggaraan LEAD di Jakarta, STI kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi dokter estetika di Indonesia. Program ini tidak hanya menjadi sarana peluncuran inovasi produk. Namun, juga wadah kolaborasi antara industri dan praktisi medis dalam meningkatkan standar keamanan serta kualitas layanan estetika.
Diharapkan, kegiatan seperti LEAD dapat terus memperkuat pendekatan evidence-based dalam praktik estetika modern sekaligus mendorong perkembangan industri estetika Indonesia ke arah yang lebih profesional, aman, dan berorientasi pada hasil yang natural.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang produk ini, Anda dapat mengunjungi Instagram @st_aes, @lafullen_id, website stindonesia.com atau hubungi kami melalui whatsapp 082225267741.

