Pori-pori wajah yang membesar dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti penuaan alami dan paparan sinar matahari berlebih. Cara cepat dan efektif untuk membantu mengecilkan tampilan pori-pori wajah adalah treatment Oligio. Alat ini menggunakan teknologi Monopolar Radio Frequency (RF) yang dirancang untuk merangsang pembentukan kolagen baru sehingga membantu meningkatkan kekencangan kulit sekaligus mengecilkan tampilan pori-pori wajah.
Mengecilkan Pori-Pori Wajah dengan Treatment Oligio
Treatment Oligio merupakan cara cepat dan efektif untuk mengecilkan pori-pori wajah yang besar. Alat ini menggunakan teknologi Monopolar Radio Frequency (RF) untuk membantu memperbaiki kualitas kulit. Alat ini bekerja dengan menghantarkan energi panas bagian kulit dalam, yang berfungsi untuk merangsang pembentukan kolagen baru secara alami.

Kolagen memiliki peran penting dalam menjaga kekencangan, elastisitas, serta struktur kulit agar tetap optimal. Namun, seiring bertambahnya usia dan berbagai faktor lingkungan, produksi kolagen dalam kulit akan menurun sehingga kulit menjadi lebih kendur dan pori-pori membesar. Melalui perawatan Oligio, masalah tersebut ditangani langsung dari sumbernya. Stimulasi regenerasi kolagen membantu mengencangkan kulit, mengecilkan pori-pori serta membuat wajah terlihat lebih muda.
Keunggulan perawatan Oligio terletak pada prosedurnya yang aman, minim risiko, dan tidak memerlukan waktu pemulihan. Setelah tindakan, pasien dapat langsung kembali beraktivitas tanpa downtime. Efek perawatan umumnya sudah mulai terlihat sejak sesi pertama, dan hasilnya akan terus mengalami peningkatan secara bertahap dalam beberapa minggu hingga bulan berikutnya seiring dengan proses pembentukan kolagen baru di dalam kulit.

Penyebab Pori-Pori Besar di Wajah
Berikut berbagai penyebab pori-pori besar di wajah:
1. Pertambahan Usia
Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin alami pada kulit akan menurun. Kedua protein ini berperan penting dalam menjaga kekencangan dan elastisitas kulit. Ketika elastisitas kulit berkurang, kulit menjadi lebih kendur dan pori-pori membesar.
2. Faktor Genetik
Genetik menjadi salah satu faktor utama yang menentukan ukuran pori-pori seseorang. Jika orang tua atau anggota keluarga dekat memiliki jenis kulit berminyak dan pori-pori besar, maka kemungkinan besar kondisi tersebut juga dapat diwariskan. Faktor keturunan memengaruhi struktur kulit, aktivitas kelenjar minyak, serta elastisitas kulit yang semuanya berperan dalam tampilan pori-pori.
3. Paparan Sinar Matahari Berlebihan
Paparan sinar UVA dan UVB secara terus-menerus dapat merusak kolagen dan elastin di lapisan kulit. Ketika struktur penopang kulit rusak, pori-pori akan membesar. Selain itu, paparan sinar matahari juga dapat mempercepat penuaan kulit, membuat tekstur kulit tidak merata, dan memperjelas tampilan pori-pori.
4. Perubahan Hormon
Fluktuasi hormon dapat memengaruhi ukuran pori-pori secara signifikan. Perubahan hormon yang terjadi saat pubertas, menstruasi, kehamilan, atau stres dapat meningkatkan aktivitas kelenjar minyak. Produksi minyak yang meningkat membuat pori-pori lebih mudah tersumbat dan akhirnya tampak membesar. Pada wanita, pori-pori juga bisa terlihat lebih besar selama masa ovulasi atau menstruasi, meskipun biasanya akan kembali mengecil saat hormon kembali stabil.
5. Produksi Minyak (Sebum) yang Berlebihan
Penyebab paling umum pori-pori membesar adalah produksi sebum yang berlebihan oleh kelenjar sebaceous. Pori-pori berfungsi sebagai jalur keluarnya minyak alami kulit untuk menjaga kelembapan dan kekenyalan. Namun, ketika minyak diproduksi terlalu banyak, pori-pori akan melebar sebagai respons untuk mengeluarkan sebum tersebut. Kondisi ini paling sering terjadi pada area T-zone seperti dahi, hidung, dan dagu, sehingga pori-pori di area tersebut tampak lebih besar dan jelas.
6. Penumpukan Sel Kulit Mati dan Kotoran
Sel kulit mati yang tidak terangkat dengan baik dapat menumpuk di permukaan kulit dan masuk ke dalam pori-pori. Penumpukan ini dapat bercampur dengan minyak dan kotoran sehingga menyumbat pori. Akibatnya, pori-pori terlihat lebih besar, tekstur kulit menjadi kasar, dan risiko munculnya komedo serta jerawat pun meningkat.
7. Penggunaan Produk Skincare atau Makeup Comedogenic
Produk skincare atau makeup dengan kandungan comedogenic berpotensi menyumbat pori-pori. Jika residu produk tidak dibersihkan dengan benar, pori-pori dapat tersumbat oleh minyak dan bahan kosmetik. Kondisi ini membuat pori-pori terlihat semakin besar serta meningkatkan risiko komedo dan jerawat. Oleh karena itu, penting memilih produk dengan label non-comedogenic.
8. Pola Makan Tinggi Lemak
Konsumsi makanan berlemak dan berminyak secara berlebihan dapat memengaruhi produksi minyak di wajah. Produksi sebum yang meningkat akibat pola makan yang kurang seimbang dapat memperbesar risiko pori-pori tersumbat dan tampak membesar. Untuk menjaga kesehatan kulit, disarankan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, sayur, buah, dan membatasi asupan lemak berlebih.
9. Kebiasaan Menggosok Wajah Terlalu Kasar
Menggosok wajah terlalu keras, baik saat mencuci muka maupun mengeringkan wajah dengan handuk, dapat merusak lapisan pelindung kulit. Iritasi berulang akibat gesekan kasar dapat memperburuk kondisi pori-pori dan membuatnya tampak lebih besar. Oleh karena itu, sebaiknya bersihkan dan keringkan wajah dengan gerakan lembut.
Itulah penjelasan mengenai cara mengecilkan pori-pori wajah yang membesar dengan treatment Oligio dan berbagai faktor penyebabnya. Segera konsultasikan perawatan Oligio dengan ahli kecantikan atau dokter kulit di klinik kecantikan terdekat, atau hubungi kami melalui whatsapp 082225267741, instagram @oligio.sti, dan website stindonesia.com.

