Skip to content
logo STI blue-05 (1)
  • Medical
  • Aesthetic
  • Dental
  • About Us
  • Service Center
  • News
    • Aesthetic
    • Medical
    • Dental
  • Career
  • Contact Us
Menu
  • Medical
  • Aesthetic
  • Dental
  • About Us
  • Service Center
  • News
    • Aesthetic
    • Medical
    • Dental
  • Career
  • Contact Us

Home / News / Dental / Kenapa Tambal Gigi Tidak Selalu Cukup untuk Mengatasi Sakit Gigi?

Kenapa Tambal Gigi Tidak Selalu Cukup untuk Mengatasi Sakit Gigi?

  • Admin Web
  • March 25, 2026
  • 3:23 am
  • No Comments

Table of Contents

Tambal gigi sering menjadi solusi pertama ketika seseorang mengalami gigi berlubang. Prosedur ini bertujuan untuk menutup bagian gigi yang rusak sehingga bakteri tidak terus merusak struktur gigi. Namun pada beberapa kondisi, tambal gigi saja tidak selalu cukup untuk mengatasi sakit gigi. Hal ini biasanya terjadi ketika kerusakan gigi sudah terlalu dalam dan mendekati atau bahkan mencapai saraf gigi. Jika kondisi ini terjadi, gigi mungkin memerlukan perawatan lain agar infeksi dapat diatasi dan gigi tetap bisa dipertahankan.

Kondisi Gigi yang Masih Bisa Ditambal

Tambal gigi biasanya dilakukan ketika kerusakan gigi masih berada pada lapisan luar gigi. Pada tahap ini, bakteri baru merusak enamel (lapisan paling keras pada gigi) atau dentin (lapisan di bawah enamel), tetapi belum mencapai bagian dalam gigi yang berisi saraf dan pembuluh darah. Karena kerusakan masih berada di bagian luar, masalah pada gigi umumnya masih bisa ditangani dengan penambalan. Prosedur ini bertujuan untuk membersihkan bagian gigi yang rusak, kemudian menutupnya dengan bahan tambalan agar bakteri tidak terus merusak gigi.

Beberapa tanda gigi yang biasanya masih bisa ditangani dengan tambalan antara lain:

  • Lubang gigi yang masih kecil dan belum terlalu dalam 
  • Nyeri hanya muncul sesekali, biasanya saat makan atau minum sesuatu yang manis 
  • Gigi terasa ngilu saat mengonsumsi makanan atau minuman dingin, tetapi rasa ngilu cepat hilang 
  • Tidak ada rasa nyeri berdenyut yang berlangsung lama 
  • Tidak ada pembengkakan pada gusi di sekitar gigi yang sakit 

Kondisi Gigi yang Sudah Mencapai Saraf

Jika kerusakan gigi tidak segera ditangani, bakteri dapat terus masuk lebih dalam hingga mencapai bagian tengah gigi yang berisi saraf dan pembuluh darah, yang disebut pulpa. Ketika pulpa mengalami peradangan atau infeksi, kondisi ini sering disebut Irreversible Pulpitis.

Baca Juga:  Benarkah Sakit Gigi Bisa Sembuh Sendiri?

Pada tahap ini, tambalan biasanya tidak cukup untuk mengatasi masalah karena sumber infeksi berada di dalam saluran akar gigi. Jika hanya ditambal tanpa membersihkan infeksinya, rasa sakit bisa tetap muncul bahkan menjadi lebih parah. 

Gejala Gigi yang Tidak Cukup Hanya Ditambal

Ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa sakit gigi mungkin tidak cukup diatasi dengan tambalan saja, seperti:

  • Nyeri gigi yang terasa berdenyut
  • Rasa sakit yang muncul secara tiba-tiba
  • Nyeri semakin kuat saat malam hari
  • Sensitif terhadap makanan panas atau dingin dalam waktu lama
  • Nyeri saat menggigit makanan
  • Gusi di sekitar gigi terlihat bengkak

Jika gejala-gejala ini muncul, sebaiknya segera memeriksakan gigi ke dokter gigi agar penyebabnya dapat diketahui dengan jelas.

Solusi Perawatan 

Penanganan sakit gigi akan disesuaikan dengan kondisi gigi pasien setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter gigi.

  • Perawatan saluran akar 

Jika kerusakan gigi sudah mencapai bagian dalam gigi atau mengenai saraf, biasanya tambalan saja tidak cukup untuk mengatasi masalah tersebut. Dalam kondisi ini, dokter gigi biasanya akan melakukan perawatan saluran akar. Perawatan ini bertujuan untuk membersihkan bagian dalam gigi yang sudah terinfeksi, kemudian menutup kembali saluran akar agar bakteri tidak masuk kembali. Dengan prosedur ini, gigi yang bermasalah masih bisa dipertahankan sehingga tidak perlu langsung dicabut.

Saat ini, perawatan saluran akar juga sudah didukung oleh teknologi yang lebih modern. Salah satunya adalah penggunaan Endo-Wiz dalam proses perawatan. Teknologi ini membantu dokter gigi membersihkan area saluran akar dengan lebih optimal serta menjaga area tersebut tetap bersih selama tindakan dilakukan. Dengan bantuan teknologi seperti ini, proses perawatan dapat dilakukan dengan lebih nyaman dan efisien bagi pasien. Selain itu, teknologi modern juga membantu dokter bekerja dengan lebih terkontrol sehingga pasien tidak perlu terlalu khawatir mengenai proses perawatan yang lama. Pada beberapa kasus, perawatan bahkan dapat dilakukan lebih cepat dibandingkan metode yang lebih lama. 

Baca Juga:  7 Ragam Perawatan untuk Gusi Sehat dan Cerah

Jangan tunggu sampai gigi semakin parah. Segera konsultasikan ke dokter gigi dan tanyakan tentang perawatan dengan dukungan teknologi Endo-Wiz. Endo-Wiz sekarang hadir bersama drg. Kim Jae Duk (OK Dental Clinic) serta drg. Sherly Indratno (Sherly Indratno and Associates Dental Clinic) atau kamu bisa hubungi kami melalui:  

Instagram : @sti.dental
WhatsApp: 0823-1118-9934
Website: stindonesia.com

PrevPreviousBau Mulut Tidak Hilang? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
NextKenapa Gigi yang Sudah Ditambal Masih Bisa Sakit?Next

Need Help or Guidance?

Contact ST Indonesia

PT. SOMETECH INDONESIA
Copyrights @2023, All Rights Reserved

Opening Hours:
Monday – Friday 8am – 5pm

Offices & Branch :

  • Jakarta
    AKR Tower Lt 11 unit 11G
    Jl. Panjang No.5, Kebon Jeruk Jakarta Barat, DKI Jakarta
    INDONESIA
  • Surabaya
    STI - Ruko
    Jl. Raya Kupang Jaya No.B8, Surabaya, Jawa Timur
    INDONESIA
Contact :
  • (021) 533 447 55
  • +62 822-2526-7741
  • admstindo@gmail.com
Follow Us:
  • @sti_medical
  • @st_medicaldevice
  • @st_aes
  • ST Indonesia Medical
  • ST Indonesia Aesthetic