
Sumber: dental.id
Sakit gigi adalah salah satu hal yang paling tidak nyaman dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari kita. Banyak orang baru mencari pertolongan ketika rasa sakitnya sudah sangat parah atau ketika sudah mulai mengganggu waktu tidur. Padahal, sakit gigi yang sangat sakit tidak muncul secara tiba-tiba. Kondisi ini sering kali merupakan proses yang berlangsung lama, dimulai dari kerusakan kecil pada gigi hingga akhirnya mengenai saraf di dalam gigi. Untuk kita perlu tahu, apa yang menyebabkan gigi bisa terasa sangat sakit. Berikut penjelasannya!
Proses Awal Kerusakan Gigi
Sebagian besar masalah gigi dimulai dari karies atau gigi berlubang. Karies terjadi ketika bakteri di dalam mulut menghasilkan asam yang merusak lapisan pelindung gigi. Pada tahap awal, kerusakan biasanya hanya terjadi pada lapisan luar gigi (enamel). Pada fase ini, banyak orang belum merasakan gejala yang berarti, sehingga seringkali diabaikan. Padahal jika tidak ditangani sejak dini, kerusakan ini bisa berkembang menjadi lebih serius.
Berikut adalah penyebab dari awal rusaknya gigi, antara lain:
- Sisa makanan yang menempel pada gigi
- Kebiasaan mengkonsumsi makanan atau minuman manis
- Kurang menjaga kebersihan gigi dan mulut
- Jarang melakukan pemeriksaan ke dokter gigi
Ketika Lubang Gigi Dibiarkan
Banyak orang menunda perawatan gigi berlubang karena mereka merasa tidak sakit, takut ke dokter, dan juga kendala biaya. Padahal, konsekuensi dari membiarkan lubang gigi tidak ditangani dengan cepat akan menjadi masalah yang serius dan tentunya biaya yang dikeluarkan akan semakin mahal.
Ketika gigi berlubang tidak segera dirawat, lubang tersebut akan semakin dalam dan mencapai lapisan dentin, yaitu bagian gigi yang berada di bawah enamel. Jika kondisi ini masih terus dibiarkan, bakteri dapat masuk lebih dalam hingga mencapai pulpa gigi, yaitu bagian yang berisi saraf dan pembuluh darah. Ketika infeksi sudah sampai ke pulpa, rasa sakit biasanya akan menjadi jauh lebih intens. Pada tahap ini, beberapa orang mulai merasakan gejala seperti:
- Gigi terasa sensitif saat minum dingin atau panas
- Ngilu saat makan makanan manis
- Ketidaknyamanan ringan pada gigi tertentu
Gejala Gigi Sudah Mengenai Saraf
Untuk mengetahui apakah infeksi sudah mencapai saraf gigi, hal ini penting untuk diketahui. Sebab, jenis perawatannya berbeda-beda. Ketika saraf gigi sudah terinfeksi, gejala yang muncul biasanya lebih jelas dan mengganggu. Beberapa tanda yang sering dialami antara lain:
Sakit gigi berdenyut
Rasa sakit muncul tanpa ada sebab (terjadi ketika kamu sedang tidak mengkonsumsi apapun). Rasa sakit ini bisa sangat intens hingga mengganggu tidur dan aktivitas normal.
Sensitif pada makanan/minuman panas
Sementara ngilu terhadap dingin adalah tanda rusaknya dentin, rasa sakit yang lama dengan durasi lebih dari 30 detik setelah terkena panas atau dingin adalah tanda klasik pulpitis. Artinya, gigi yang sudah terkena saraf sering kali lebih sensitif terhadap panas daripada dingin
Nyeri saat ditekan/mengunyah
Jika menekan gigi dengan jari atau mengunyah terasa sangat sakit, ini menunjukkan bahwa infeksi sudah menyebar ke jaringan di sekitar akar gigi.
Pembengkakan
Munculnya benjolan atau pembengkakan pada gusi di sekitar gigi yang sakit menandakan terbentuknya abses. Pembengkakan ini bisa berisi nanah dan terasa lunak saat disentuh. Dalam kasus serius, pembengkakan dapat meluas ke wajah dan leher
Solusi Perawatan
Jenis perawatan yang dilakukan biasanya akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan gigi. Jika lubang gigi masih kecil, dokter gigi biasanya dapat mengatasinya dengan penambalan gigi. Namun jika infeksi sudah mencapai saraf gigi, dokter biasanya akan menyarankan perawatan saluran akar (root canal treatment). Namun, banyak orang yang merasa takut untuk melakukan perawatan saluran akar gigi. Mereka khawatir sebab durasinya yang lama dan harus melakukan kunjungan berkali-kali membuat orang-orang berpikir kembali untuk memilih perawatan tersebut.
Padahal, saat ini perawatan saluran akar sudah semakin berkembang. Prosedurnya kini bisa dilakukan dengan lebih nyaman, lebih cepat, dan membantu menjaga kebersihan selama perawatan dibandingkan metode yang digunakan dulu. Salah satu teknologi yang mulai digunakan adalah Endo-wiz, yang membantu dokter gigi dalam proses perawatan saluran akar. Dengan adanya perkembangan teknologi seperti ini, pasien kini tidak perlu terlalu khawatir karena perawatan gigi dapat dilakukan dengan cara yang lebih baik dari sebelumnya.
Jangan tunggu sampai gigi semakin parah. Segera konsultasikan ke dokter gigi dan tanyakan tentang perawatan dengan dukungan teknologi Endo-Wiz. Endo-Wiz sekarang hadir bersama drg. Kim Jae Duk (OK Dental Clinic) serta drg. Sherly Indratno (Sherly Indratno and Associates Dental Clinic) atau kamu bisa hubungi kami melalui:
Instagram : @sti.dental
WhatsApp: 0823-1118-9934
Website: stindonesia.com
