Saat gigi terasa sakit atau berlubang, banyak orang langsung berpikir bahwa penyebabnya adalah gigi yang memang sudah rusak. Padahal, kerusakan gigi sering kali terjadi karena kebiasaan sehari – hari yang tanpa disadari terus dilakukan selama bertahun – tahun.
Mulai dari jarang membersihkan gigi dengan benar, terlalu sering mengonsumsi makanan manis, hingga menunda pemeriksaan ke dokter gigi, semuanya dapat meningkatkan risiko gigi berlubang dan infeksi.
Kabar baiknya, banyak masalah gigi sebenarnya masih bisa dicegah, bahkan diatasi sebelum kamu memilih untuk dicabut saja.
Kenapa Gigi Bisa Rusak?

Gigi merupakan jaringan yang kuat, tetapi bukan berarti tidak bisa rusak. Setiap hari, sisa makanan dan bakteri membentuk plak di permukaan gigi. Jika plak tidak dibersihkan secara rutin, bakteri akan menghasilkan asam yang perlahan mengikis lapisan email gigi.
Awalnya mungkin hanya muncul lubang kecil tanpa rasa sakit. Namun, seiring waktu kerusakan akan semakin dalam hingga mencapai dentin dan akhirnya mengenai saraf gigi. Pada tahap inilah rasa nyeri biasanya mulai muncul dan infeksi dapat berkembang.
Kebiasaan yang Sering Dianggap Sepele
Banyak kasus gigi berlubang sebenarnya berawal dari kebiasaan sederhana yang sering diabaikan, seperti:
- Menunda memeriksakan gigi meskipun sudah terasa ngilu
- Jarangan menyikat gigi sebelum tidur
- Sering mengonsumsi makanan atau minuman manis
- Mengandalkan obat pereda nyeri tanpa mencari penyebab sakit gigi
- Tidak melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap enam bulan
Kebiasaan di atas mungkin terlihat sepele, tetapi jika dilakukan terus – menerus dapat menyebabkan kerusakan gigi yang lebih serius.
Bahaya Infeksi Gigi
Infeksi gigi bukan hanya menyebabkan rasa sakit. Ketika bakteri sudah mencapai pulpa atau saraf gigi, infeksi dapat menyebar ke jaringan di sekitar akar gigi. Akibatnya, pasien akan mengalami:
- Nyeri berdenyut yang mengganggu aktivitas
- Gusi bengkak atau muncul abses
- Sulit mengunyah makanan
- Bau mulut akibat infeksi
- Risiko kehilangan gigi jika kerusakan sudah terlalu parah
Karena itu, sakit gigi sebaiknya tidak dianggap sebagai masalah kecil. Penanganan yang cepat dapat mencegah infeksi berkembang lebih jauh.
Endo-Wiz untuk Penanganan Infeksi Gigi

Jika infeksi sudah mencapai bagian dalam gigi, makan perlu dilakukan perawatan saluran akar (PSA) untuk membersihkan sumber infeksi sekaligus mempertahankan gigi asli. Saat ini, prosedur tersebut didukung oleh teknologi yang semakin modern, salah satunya Endo-Wiz.
Endo-Wiz menggunakan teknologi Radio Frequency (RF) Plasma yang membantu proses disinfeksi saluran akar secara lebih optimal. Teknologi ini membantu perawatan jadi lebih steril dan lebih cepat. Tidak seperti metode konvensional yang membutuhkan kunjungan berkali – kali. Endo-Wiz dapat dilakukan hanya dalam satu kali kunjungan, sehingga pasien akan merasa lebih nyaman dan tidak khawatir untuk risiko infeksi kembali.
Jangan tunggu sampai gigi semakin parah. Jika kamu mulai merasakan gigi tidak nyaman, sebaiknya segera periksa. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang gigi bisa dipertahankan. Segera konsultasikan ke dokter gigi dan tanyakan tentang perawatan dengan dukungan teknologi Endo-Wiz.
Instagram : @sti.dental
WhatsApp: 0823-1118-9934
Website: stindonesia.com
