PT Sometech Indonesia (STI) turut berpartisipasi dalam International Congress of Aesthetic Medicine (ICAM) 2026. Acara ini berlangsung pada 17–18 Oktober 2026 di Pullman Jakarta Central Park Hotel. Dalam kesempatan ini, STI menghadirkan dr. Nilam Permatasari, BMedSc, SpBP-RE, FEL(Face) sebagai pembicara. Beliau membawakan simposium bertajuk “ARCHE and the Chitosan Science for Stronger Hair Growth.”
Melalui sesi tersebut, dr. Nilam membahas perkembangan teknologi perawatan rambut dan kulit kepala.
Rambut Rontok Bukan Sekadar Masalah Penampilan
Rambut rontok merupakan masalah yang dapat dialami pria maupun wanita. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi penampilan, tetapi juga dapat berdampak pada rasa percaya diri.
Dalam presentasinya, dr. Nilam menjelaskan bahwa masalah rambut memiliki berbagai bentuk. Beberapa di antaranya adalah penipisan rambut, kerontokan berlebihan, dan gangguan kesehatan kulit kepala.
Penyebabnya juga dapat berbeda pada setiap individu. Karena itu, pemeriksaan dan diagnosis menjadi langkah penting sebelum menentukan perawatan.
Kini, berbagai pendekatan nonbedah juga terus dikembangkan untuk mendukung kebutuhan pasien.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah kondisi kulit kepala. Kulit kepala yang sehat memiliki peran penting dalam mendukung lingkungan pertumbuhan rambut.

Mengapa Kesehatan Kulit Kepala Penting untuk Pertumbuhan Rambut?
Pertumbuhan rambut tidak hanya bergantung pada kondisi folikel. Lingkungan kulit kepala juga memiliki peran penting.
Dalam presentasinya, dr. Nilam menjelaskan bahwa kondisi kulit kepala yang baik dapat membantu menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan rambut.
Salah satu faktor yang perlu diperhatikan adalah inflamasi atau peradangan.
Peradangan yang berlebihan dapat mengganggu kenyamanan kulit kepala. Kondisi ini juga dapat memengaruhi lingkungan di sekitar folikel rambut.
Karena itu, perawatan kulit kepala perlu mempertimbangkan keseimbangan kondisi jaringan dan pengendalian inflamasi.
Dr. Nilam menekankan bahwa pertumbuhan rambut perlu didukung oleh kondisi kulit kepala yang sehat dan bebas dari inflamasi berlebihan.
Dalam pembahasannya, chitosan diperkenalkan sebagai salah satu biomaterial yang memiliki potensi untuk mendukung kondisi tersebut melalui sifat antiinflamasinya.
Mengenal ARCHE
ARCHE merupakan inovasi perawatan rambut dan kulit kepala berbasis chitosan dengan teknologi Ideal Sized Chitosan (ISC).
Chitosan merupakan bahan yang telah lama digunakan dan dipelajari dalam bidang biomedis. Potensinya kini turut dieksplorasi dalam pengembangan perawatan rambut dan kesehatan kulit kepala.
dr. Nilam menjelaskan bahwa chitosan memiliki beberapa karakteristik biologis yang menarik, yaitu:
- Antibacterial: Memiliki aktivitas antibakteri yang berpotensi membantu menjaga kondisi kulit.
- Anti-inflammatory: Memiliki sifat antiinflamasi yang dapat mendukung pengendalian respons peradangan.
- Wound Healing: Dipelajari dalam berbagai aplikasi yang berkaitan dengan proses penyembuhan luka.
Karakteristik tersebut menjadi alasan chitosan banyak diteliti dalam pengembangan produk biomedis.
Penelitian menunjukkan bahwa chitosan memiliki berbagai aktivitas biologis yang menarik sehingga sangat tepat untuk dikembangkan dalam perawatan rambut.
Salah satunya adalah potensi mendukung aktivitas sel folikel rambut. Penelitian laboratorium menemukan bahwa chitosan dapat meningkatkan aktivitas sel dermal papilla dan produksi FGF-7.
FGF-7 merupakan salah satu faktor pertumbuhan yang berperan dalam proses biologis folikel rambut.
Selain itu, chitosan memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang dapat mendukung kesehatan kulit kepala.
Pengalaman Klinis dr. Nilam dalam Penggunaan ARCHE
Salah satu bagian menarik dalam simposium ini adalah dokumentasi kasus klinis yang dibagikan dr. Nilam.
Beliau menampilkan beberapa kasus pasien pria yang menjalani transplantasi rambut dan mendapatkan perawatan tambahan menggunakan ARCHE.
Dokumentasi tersebut memperlihatkan perkembangan kondisi rambut selama masa pemantauan.
Melalui contoh tersebut, peserta dapat melihat bagaimana ARCHE digunakan dalam praktik klinis dari perawatan rambut dan kulit kepala.
STI Mendukung Inovasi Perawatan Rambut Berbasis Sains
Partisipasi STI dalam ICAM 2026 menjadi bagian dari komitmen perusahaan terhadap perkembangan teknologi kedokteran estetika.
Melalui simposium bersama dr. Nilam Permatasari, BMedSc, SpBP-RE, FEL(Face), STI memperkenalkan ARCHE dan perkembangan penelitian mengenai chitosan.
Sesi ini juga menjadi wadah edukasi bagi para profesional medis. Peserta memperoleh wawasan mengenai kesehatan kulit kepala, siklus pertumbuhan rambut, dan pendekatan perawatan.
STI percaya bahwa inovasi perlu berjalan seiring dengan edukasi ilmiah dan keselamatan pasien.
Melalui ARCHE, STI terus mendukung eksplorasi teknologi perawatan rambut yang berorientasi pada kebutuhan pasien dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Tentang ARCHE
ARCHE merupakan produk berbasis Low Molecular Weight Chitosan untuk perawatan rambut dan kulit kepala.
Pelajari lebih lanjut mengenai ARCHE dan inovasi estetika lainnya hubungi kami melalui whatsapp 082225267741, instagram @st_aes, atau kunjungi website stindonesia.com.
