Warna kulit wajah yang belang atau tidak merata merupakan salah satu masalah kulit yang cukup sering dialami. Kondisi ini umumnya terjadi akibat gangguan pada produksi pigmen melanin di dalam kulit. Melanin memiliki peran penting dalam menentukan warna kulit sekaligus melindungi kulit dari dampak buruk sinar matahari. Namun, ketika produksi melanin berlangsung secara berlebihan atau tidak merata, warna kulit wajah pun menjadi belang. Oleh karena itu dibutuhkan cara mengembalikan warna kulit yang belang yang mampu meningkatkan kualitas kulit dari dalam, seperti Cellbooster Glow. Produk asal Swiss ini dirancang untuk membantu meratakan warna kulit, meningkatkan hidrasi, dan membuat kulit tampak lebih cerah dan bercahaya.
Cara Cepat Mengembalikan Warna Kulit yang Belang
Cara cepat untuk mengembalikan warna kulit wajah yang belang adalah dengan treatment Cellbooster Glow. Injectable skin booster asal Swiss ini dirancang khusus untuk mencerahkan dan mengatasi masalah warna kulit yang belang secara efektif. Produk ini bekerja pada lapisan dalam kulit untuk meningkatkan hidrasi, kelembapan, dan kilau kulit yang memberikan hasil yang cepat dan tahan lama.

Cellbooster Glow mengandung hyaluronic acid yang memberikan hidrasi mendalam, glutathione yang membantu mengurangi produksi melanin penyebab kulit gelap serta vitamin C yang mencerahkan kulit dan mengatasi noda hitam. Kombinasi bahan-bahan tersebut bekerja dengan sinergis untuk meratakan warna kulit dan memberikan tampilan yang lebih cerah merata.
Keunggulan dari perawatan Cellbooster Glow yaitu tidak memerlukan waktu pemulihan yang lama, sehingga Anda bisa melanjutkan aktivitas sehari-hari dengan nyaman. Untuk mencapai hasil optimal, disarankan menjalani beberapa sesi perawatan dengan interval dua hingga empat minggu, tergantung pada kondisi kulit dan tujuan yang ingin dicapai.
Penyebab Warna Kulit Wajah Belang
Berikut beberapa penyebab warna kulit wajah belang yang harus Anda ketahui:
1. Paparan Sinar Matahari Berlebihan
Salah satu penyebab paling umum dari warna kulit wajah yang belang adalah paparan sinar matahari secara langsung dan berlebihan. Sinar ultraviolet (UV) yang berasal dari matahari dapat menembus lapisan kulit dan memicu terjadinya peradangan. Setelah peradangan tersebut mereda, kulit sering kali meninggalkan bekas berupa warna yang lebih gelap.
Paparan sinar UV juga merangsang produksi melanin sebagai mekanisme alami perlindungan kulit. Namun, jika kulit terlalu sering terpapar sinar matahari tanpa perlindungan yang memadai, produksi melanin dapat menjadi tidak terkendali dan tidak merata. Akibatnya, muncul bintik-bintik hitam atau cokelat pada area tertentu di wajah, sehingga warna kulit tampak belang. Kondisi ini sering dialami pada bagian wajah yang paling sering terkena matahari, seperti dahi, pipi, hidung, dan dagu.
2. Melasma
Warna kulit wajah belang juga dapat disebabkan oleh kondisi yang dikenal sebagai melasma. Melasma ditandai dengan munculnya bercak-bercak berwarna cokelat, abu-abu, atau kebiruan pada kulit wajah. Kondisi ini erat kaitannya dengan perubahan hormon di dalam tubuh serta paparan sinar matahari.
Melasma dapat dialami oleh wanita pada berbagai rentang usia, mulai dari usia 20 tahun hingga usia lanjut. Wanita hamil memiliki risiko lebih tinggi mengalami melasma akibat perubahan hormon yang signifikan selama kehamilan. Paparan sinar matahari dapat memperparah kondisi melasma karena sinar UV semakin merangsang produksi melanin pada area kulit yang sudah sensitif. Oleh karena itu, melasma sering kali membuat warna kulit wajah tampak tidak merata dan sulit memudar jika tidak ditangani dengan tepat.
3. Luka dan Peradangan pada Kulit
Luka dan peradangan pada kulit juga menjadi salah satu penyebab warna kulit wajah belang. Kondisi seperti jerawat, eksim, iritasi, atau luka akibat trauma dapat memicu respons alami kulit berupa peningkatan produksi melanin. Kondisi ini dikenal sebagai hiperpigmentasi pasca-inflamasi, yaitu munculnya bekas gelap pada kulit setelah peradangan atau luka sembuh.
Luka yang menyebabkan kulit belang bisa berasal dari berbagai hal, seperti jatuh, benturan, bekas jahitan, luka lecet, luka bakar, infeksi, maupun bekas jerawat. Pada beberapa kasus, luka juga dapat menyebabkan kulit kehilangan pigmen di area tertentu, sehingga warna kulit menjadi tidak merata. Warna kulit yang belang akibat luka memang dapat membaik seiring waktu, namun proses pemulihannya cenderung memakan waktu cukup lama hingga warna kulit kembali mendekati kondisi semula.
Itulah penyebab wajah belang dan cara cepat mengatasinya dengan Cellbooster Glow. Bagi Anda yang memiliki kondisi kulit ini, segera berkonsultasi dengan dokter kulit atau ahli estetika tentang penggunaan Cellbooster Glow dalam rencana perawatan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami melalui Instagram @st_aes, @cellbooster.id, whatsapp 082225267741 atau kunjungi website stindonesia.com.

