Skip to content
logo STI blue-05 (1)
  • Medical
  • Aesthetic
  • Dental
  • About Us
  • Service Center
  • News
    • Aesthetic
    • Medical
    • Dental
  • Career
  • Contact Us
Menu
  • Medical
  • Aesthetic
  • Dental
  • About Us
  • Service Center
  • News
    • Aesthetic
    • Medical
    • Dental
  • Career
  • Contact Us

Home / News / Dental / Apakah Sakit Gigi Bisa Menyebabkan Gusi Bengkak?

Apakah Sakit Gigi Bisa Menyebabkan Gusi Bengkak?

  • Admin Web
  • March 13, 2026
  • 3:24 am
  • No Comments

Table of Contents

Sakit gigi dianggap sebagai masalah kecil yang dianggap dapat sembuh sendiri tanpa harus dilakukan perawatan.  Namun pada beberapa kasus, sakit gigi bisa disertai dengan gusi yang bengkak, merah, bahkan terasa berdenyut. Gusi bengkak sering terjadi ketika ada infeksi pada gigi atau jaringan di sekitarnya. Saat bakteri masuk ke dalam gigi yang berlubang atau rusak, tubuh akan merespon dengan peradangan. Hal ini yang menyebabkan gusi terlihat merah, bengkak, dan terasa nyeri. 

Hubungan Infeksi Gigi dan Gusi

Gigi dan gusi merupakan dua hal yang berbeda, namun mereka memiliki hubungan terikat karena saling mempengaruhi. Ketika satu bagian mengalami masalah, maka bagian lainnya akan ikut berdampak. Sehingga, ketika gigi terinfeksi, gusi yang ada di sekitarnya juga mengalami masalah. Infeksi yang terjadi pada gigi biasanya diawali dari gigi berlubang yang tidak dirawat, plak dan bakteri yang menumpuk, gigi retak, dan sisa makanan yang terjebak di sela gigi. Jika bakteri terus berkembang, infeksi bisa menyebar dari bagian dalam gigi ke jaringan gusi di sekitarnya. Inilah yang membuat gusi menjadi bengkak, terasa sakit, dan terkadang muncul benjolan kecil di sekitar gigi.

Apa Itu Abses Gigi?

Abses gigi adalah kantong berisi nanah yang terbentuk akibat infeksi bakteri pada gigi atau gusi. Hal ini terjadi ketika bakteri masuk ke bagian dalam gigi dan berkembang di jaringan sekitar akar gigi. Tubuh kemudian membentuk kantong nanah sebagai respon terhadap infeksi tersebut. 

Abses gigi biasanya ditandai dengan benjolan pada gusi, nyeri berdenyut, gusi bengkak, sensitif saat mengunyah, dan disertai bau tidak sedap dari mulut. Maka dari itu, abses tidak boleh dianggap sepele karena jika dibiarkan terlalu lama, infeksi bisa menyebar ke jaringan lain di sekitar mulut.

Baca Juga:  Mengapa Gigi Bisa Bernanah?

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Banyak orang menunda ke dokter gigi karena merasa sakitnya masih bisa ditahan. Padahal, terdapat beberapa tanda yang menunjukkan bahwa infeksi gigi sudah serius dan perlu bantuan dokter. Berikut beberapa gejala yang perlu diperhatikan:

  • Nyeri berdenyut yang terus-menerus, terutama saat berbaring 
  • Gusi bengkak, merah, dan terasa hangat saat disentuh 
  • Gigi sangat sensitif terhadap makanan/minuman panas/dingin 
  • Rasa sakit menjalar ke telinga, leher, atau rahang 
  • Bau mulut atau rasa tidak enak yang tidak hilang meski sudah sikat gigi 
  • Terdapat benjolan kecil seperti jerawat di gusi (ini bisa jadi abses yang sudah mau pecah)
  • Gigi terasa lebih tinggi dari biasanya ketika menggigit/mengunyah

Cara Mengatasi Infeksi Gigi

Penanganan infeksi gigi tergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya. Beberapa perawatan yang biasanya dilakukan antara lain:

  • Perawatan saluran akar 

Jika infeksi sudah mencapai bagian dalam gigi, perawatan saluran akar diperlukan untuk membersihkan jaringan yang terinfeksi dan menyelamatkan gigi agar tidak perlu dicabut. Saat ini, perawatan saluran akar juga didukung oleh teknologi yang lebih modern sehingga prosesnya dapat dilakukan dengan lebih nyaman bagi pasien. Salah satunya adalah penggunaan Endo-Wiz dalam prosedur perawatan. Dengan Endo-Wiz, proses perawatan dapat membantu meningkatkan kenyamanan pasien serta menjaga prosedur tetap aman dan steril. Selain itu, teknologi ini juga membantu dokter melakukan perawatan dengan lebih efisien, sehingga pasien tidak perlu terlalu khawatir dengan durasi perawatan yang lama atau kunjungan yang berulang. Dalam beberapa kondisi, penggunaan teknologi ini bahkan dapat membantu membuat proses perawatan menjadi lebih cepat dibandingkan metode konvensional.

  • Membersihkan area infeksi 

Dokter gigi akan membersihkan area yang terinfeksi untuk menghilangkan bakteri dan sisa jaringan yang rusak 

  • Pemberian obat 
Baca Juga:  Apa Penyebab Gusi Bernanah

Pada beberapa kasus, dokter juga dapat memberikan obat untuk membantu mengatasi infeksi dan meredakan peradangan. 

Jangan tunggu sampai gigi semakin parah. Segera konsultasikan ke dokter gigi dan tanyakan tentang perawatan dengan dukungan teknologi Endo-Wiz. Endo-Wiz sekarang hadir bersama drg. Kim Jae Duk (OK Dental Clinic) serta drg. Sherly Indratno (Sherly Indratno and Associates Dental Clinic) atau kamu bisa hubungi kami melalui:  

Instagram : @sti.dental
WhatsApp: 0823-1118-9934
Website: stindonesia.com

PrevPrevious8 Cara Menghilangkan Bopeng di Wajah

Need Help or Guidance?

Contact ST Indonesia

PT. SOMETECH INDONESIA
Copyrights @2023, All Rights Reserved

Opening Hours:
Monday – Friday 8am – 5pm

Offices & Branch :

  • Jakarta
    AKR Tower Lt 11 unit 11G
    Jl. Panjang No.5, Kebon Jeruk Jakarta Barat, DKI Jakarta
    INDONESIA
  • Surabaya
    STI - Ruko
    Jl. Raya Kupang Jaya No.B8, Surabaya, Jawa Timur
    INDONESIA
Contact :
  • (021) 533 447 55
  • +62 822-2526-7741
  • admstindo@gmail.com
Follow Us:
  • @sti_medical
  • @st_medicaldevice
  • @st_aes
  • ST Indonesia Medical
  • ST Indonesia Aesthetic