Memiliki pori-pori besar sering kali menjadi keluhan banyak orang karena dapat membuat kulit terlihat kurang halus dan rentan terhadap masalah seperti komedo serta jerawat. Apa penyebab pori-pori membesar? Faktor genetik, produksi sebum berlebih, hingga paparan sinar matahari dapat menjadi pemicunya. Selain itu, bertambahnya usia juga dapat membuat pori-pori semakin terlihat karena kulit kehilangan elastisitasnya.
Salah satu solusi terbaik untuk mengecilkan pori-pori adalah dengan treatment Oligio Monopolar RF. Perawatan ini bekerja dengan menggunakan gelombang radiofrekuensi (RF) Monopolar untuk merangsang produksi kolagen dan mengencangkan kulit, sehingga pori-pori tampak lebih kecil tanpa rasa sakit. Selain mengecilkan pori-pori, Oligio juga membantu mengurangi kerutan halus, memperbaiki tekstur kulit, serta memberikan efek lifting yang membuat wajah tampak lebih muda dan kencang.
Apa Penyebab Pori-Pori Membesar?
Banyak faktor yang dapat menyebabkan pori-pori terlihat lebih besar, baik karena faktor alami maupun kebiasaan sehari-hari. Apa penyebab pori-pori membesar? Untuk memahami cara mengatasinya, kita perlu mengetahui beberapa penyebab utama yang membuat pori-pori tampak lebih besar dari biasanya.
1. Genetik
Jika Anda memiliki keluarga dengan kulit yang cenderung berpori-pori besar, kemungkinan besar Anda juga akan mengalami hal yang sama. Struktur kulit yang diwariskan secara genetik dapat mempengaruhi ukuran pori-pori dan produksi minyak alami kulit. Faktor ini tidak bisa diubah, tetapi bisa diminimalkan dengan perawatan yang tepat.
Meskipun genetik berperan, bukan berarti pori-pori besar tidak bisa dikelola. Dengan perawatan yang tepat seperti eksfoliasi rutin dan penggunaan produk yang sesuai, tampilan pori-pori bisa dibuat lebih kecil. Selain itu, perawatan profesional seperti Oligio Monopolar RF dapat membantu mengencangkan kulit dan menyamarkan pori-pori secara signifikan.
2. Pertambahan Usia
Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin dalam kulit mulai berkurang. Hal ini menyebabkan kulit kehilangan kekenyalannya, sehingga pori-pori yang sebelumnya kecil menjadi lebih terlihat. Selain itu, sel-sel kulit mati yang menumpuk juga bisa membuat pori-pori tampak lebih besar.
Kulit yang kendur membuat pori-pori melebar karena kurangnya dukungan dari struktur bawah kulit. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan produk perawatan yang merangsang produksi kolagen, seperti serum dengan retinol atau vitamin C. Selain itu, treatment seperti Oligio Monopolar RF juga bisa membantu mengencangkan kulit dan mengecilkan tampilan pori-pori.
3. Produksi Sebum Berlebih
Kulit yang memproduksi minyak secara berlebihan cenderung memiliki pori-pori yang lebih besar. Sebum yang berlebihan dapat bercampur dengan kotoran dan sel kulit mati, menyumbat pori-pori dan membuatnya tampak lebih besar. Inilah sebabnya mengapa orang dengan kulit berminyak sering mengalami masalah pori-pori besar.
Mengontrol produksi minyak menjadi langkah utama dalam mengecilkan pori-pori. Penggunaan toner berbahan ringan dan clay mask secara rutin dapat membantu mengurangi kelebihan sebum. Selain itu, perawatan dengan teknologi RF seperti Oligio dapat membantu menyeimbangkan produksi minyak dan memperbaiki tekstur kulit.
4. Perubahan Hormon
Fluktuasi hormon, terutama selama masa pubertas, kehamilan, atau menjelang menstruasi, dapat memicu produksi minyak berlebih. Ketika kadar hormon tidak stabil, kulit cenderung lebih berminyak, yang dapat membuat pori-pori tampak lebih besar. Faktor ini lebih sering terjadi pada wanita karena perubahan hormon yang lebih dinamis.
Untuk mengatasi masalah ini, menjaga pola makan sehat dan menghindari makanan yang dapat memicu produksi minyak berlebih sangatlah penting. Selain itu, penggunaan skincare yang mengandung bahan aktif seperti niacinamide dan AHA/BHA dapat membantu menyeimbangkan kadar minyak pada kulit. Perawatan profesional seperti Oligio Monopolar RF juga bisa menjadi solusi untuk mengecilkan pori-pori.
5. Paparan Sinar Matahari Berlebih
Sinar UV dari matahari dapat merusak lapisan kolagen dan elastin pada kulit, yang menyebabkan pori-pori tampak lebih besar. Selain itu, sinar matahari juga dapat merangsang produksi minyak berlebih yang semakin memperparah tampilan pori-pori besar. Jika tidak dilindungi dengan sunscreen, kulit bisa mengalami kerusakan jangka panjang.
Menggunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 setiap hari sangat penting untuk melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari. Selain itu, mengenakan topi atau mencari tempat teduh saat berada di luar ruangan juga bisa membantu mencegah kerusakan kulit. Perawatan seperti Oligio Monopolar RF dapat membantu memperbaiki struktur kulit yang rusak akibat paparan sinar UV dan membuat pori-pori tampak lebih kecil.
8 Cara Mengecilkan Pori-Pori Besar
Setelah mengetahui apa penyebab pori-pori membesar, kini saatnya mencari solusi untuk mengecilkannya. Berbagai metode mulai dari perawatan medis hingga kebiasaan sehari-hari dapat membantu memperbaiki tampilan kulit dan mengecilkan pori-pori.
1. Treatment Oligio Monopolar RF

Oligio Monopolar RF adalah salah satu perawatan terbaik untuk mengecilkan pori-pori karena menggunakan teknologi radiofrekuensi yang merangsang produksi kolagen. Saat gelombang RF dipancarkan ke dalam kulit, panas yang dihasilkan membantu mengencangkan jaringan kulit dan mengecilkan pori-pori secara signifikan. Hasilnya, kulit tampak lebih halus dan pori-pori terlihat lebih kecil.
Selain mengecilkan pori-pori, Oligio juga dapat meningkatkan elastisitas kulit dan mengurangi tanda-tanda penuaan seperti garis halus dan kerutan. Perawatan ini cocok bagi mereka yang memiliki masalah pori-pori besar akibat produksi minyak berlebih. Dengan prosedur yang non-invasif, Oligio tidak memerlukan downtime, sehingga Anda bisa langsung melanjutkan aktivitas sehari-hari setelah perawatan. Proses treatmentnya juga nyaman dan tidak sakit.

Hasil dari Oligio sudah bisa terlihat setelah treatment dan akan terus membaik seiring berjalannya waktu, dengan peningkatan yang bertahap. Jika dilakukan secara rutin, Oligio dapat membantu mengecilkan pori-pori dalam jangka panjang dan menjaga kulit tetap kencang.
Oligio Monopolar RF menjadi pilihan tepat bagi siapa saja yang ingin mengecilkan pori-pori tanpa harus menjalani prosedur bedah. Dengan teknologi yang canggih dan hasil yang terbukti efektif, perawatan ini bisa menjadi solusi terbaik untuk mendapatkan kulit yang lebih halus dan tampak awet muda.
2. Rutin Bersihkan Wajah
Membersihkan wajah secara rutin adalah langkah penting untuk mencegah pori-pori membesar. Kotoran, minyak, dan sisa makeup yang menumpuk dapat menyumbat pori-pori, membuatnya terlihat lebih besar. Gunakan pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit agar tetap bersih tanpa menyebabkan iritasi.
Selain itu, pastikan untuk mencuci wajah dua kali sehari, di pagi dan malam hari. Membersihkan wajah di malam hari sangat penting untuk mengangkat polusi dan minyak berlebih setelah seharian beraktivitas. Dengan kebiasaan ini, kulit tetap sehat, dan pori-pori tampak lebih kecil.
3. Gunakan Produk Non Comedogenic
Produk skincare dan makeup yang bersifat non-comedogenic dirancang agar tidak menyumbat pori-pori. Menggunakan produk yang salah dapat meningkatkan risiko komedo dan jerawat, yang bisa membuat pori-pori tampak lebih besar. Pilihlah pelembap, sunscreen, dan foundation yang ringan serta bebas minyak agar kulit tetap bernapas.
Selain itu, selalu periksa label pada produk sebelum membeli. Hindari bahan-bahan seperti minyak mineral, lanolin, atau silikon berat yang bisa memicu penyumbatan. Dengan menggunakan produk yang tepat, kulit tetap sehat dan pori-pori tidak semakin membesar.
4. Rutin Eksfoliasi
Eksfoliasi secara teratur membantu mengangkat sel kulit mati yang dapat menyumbat pori-pori. Penumpukan sel kulit mati tidak hanya membuat kulit tampak kusam, tetapi juga memperbesar tampilan pori-pori. Gunakan eksfoliator yang lembut, seperti AHA atau BHA, untuk membersihkan pori-pori secara menyeluruh.
Namun, jangan terlalu sering melakukan eksfoliasi karena bisa menyebabkan iritasi dan peradangan. Dua hingga tiga kali seminggu sudah cukup untuk menjaga kulit tetap segar dan pori-pori bersih. Dengan eksfoliasi yang tepat, kulit menjadi lebih halus dan pori-pori tampak lebih kecil.
5. Gunakan Sunscreen
Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat merusak kolagen kulit, sehingga membuat pori-pori tampak lebih besar. Penggunaan sunscreen setiap hari sangat penting untuk melindungi kulit dari efek buruk sinar UV. Pilih sunscreen dengan minimal SPF 30 dan aplikasikan secara rutin, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Gunakan sunscreen dengan tekstur ringan agar tidak menyumbat pori-pori. Jangan lupa untuk mengaplikasikan ulang setiap dua hingga tiga jam jika berada di bawah sinar matahari dalam waktu lama. Dengan perlindungan yang baik, kulit tetap sehat dan elastis, sehingga pori-pori tidak membesar.
6. Hindari Memencet Jerawat
Memencet jerawat bisa menyebabkan peradangan dan memperparah kondisi kulit. Saat jerawat ditekan, bakteri dan kotoran dapat masuk lebih dalam ke dalam pori-pori, membuatnya semakin besar. Selain itu, kebiasaan ini juga dapat meninggalkan bekas luka yang sulit dihilangkan.
Sebagai gantinya, gunakan produk perawatan jerawat yang mengandung bahan aktif seperti asam salisilat atau benzoyl peroxide. Jika jerawat membandel, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dengan tidak memencet jerawat, kulit tetap sehat dan pori-pori tidak mengalami pembesaran permanen.
7. Hindari Menyentuh Wajah
Menyentuh wajah dengan tangan yang kotor bisa memindahkan bakteri dan kotoran ke kulit. Kebiasaan ini bisa menyebabkan penyumbatan pori-pori, yang pada akhirnya membuatnya tampak lebih besar. Oleh karena itu, selalu pastikan tangan dalam keadaan bersih sebelum menyentuh wajah.
Selain itu, hindari menempelkan wajah ke permukaan yang kotor, seperti layar ponsel atau bantal yang jarang diganti. Kotoran dari benda-benda ini dapat memperburuk kondisi kulit dan memperbesar pori-pori. Dengan menjaga kebersihan, kulit tetap sehat dan tampilan pori-pori lebih kecil.
8. Gunakan Pelembap
Pelembap membantu menjaga keseimbangan kelembapan kulit dan mencegah produksi minyak berlebih. Ketika kulit terlalu kering, tubuh akan memproduksi lebih banyak minyak untuk mengimbanginya, yang dapat menyumbat pori-pori. Gunakan pelembap yang sesuai dengan jenis kulit agar tetap terhidrasi tanpa menyebabkan komedo.
Pilih pelembap berbahan ringan dan berbasis air jika memiliki kulit berminyak. Untuk kulit kering, pelembap dengan kandungan hyaluronic acid atau ceramide sangat dianjurkan. Dengan kulit yang terhidrasi dengan baik, pori-pori akan tampak lebih kecil dan kulit terlihat lebih sehat.
Kesimpulan
Apa pentebab pori-pori membesar? Penyebabnya bisa beragam, mulai dari faktor genetik, produksi minyak berlebih, hingga paparan sinar matahari yang merusak kolagen kulit. Untuk mengatasi masalah ini, perawatan yang tepat sangat penting, salah satunya adalah Oligio Monopolar RF. Teknologi ini bekerja dengan meningkatkan produksi kolagen dan mengencangkan kulit, sehingga pori-pori tampak lebih kecil. Jika ingin hasil yang efektif dan tahan lama, pertimbangkan untuk mencoba treatment Oligio agar kulit lebih halus dan tampak awet muda.
Ingin melakukan treatment Oligio? Klik tombol ini untuk mencari tahu klinik terdekat untuk treatment Oligio. Hubungi kami melalui Instagram @st_aes, @oligio.sti, whatsapp 082225267741 atau kunjungi website stindonesia.com untuk informasi lebih lanjut.