Skip to content
logo STI blue-05 (1)
  • Medical
  • Aesthetic
  • Dental
  • About Us
  • Service Center
  • News
    • Aesthetic
    • Medical
    • Dental
  • Career
  • Contact Us
Menu
  • Medical
  • Aesthetic
  • Dental
  • About Us
  • Service Center
  • News
    • Aesthetic
    • Medical
    • Dental
  • Career
  • Contact Us

Home / News / Dental / Abses Gigi: Jangan Tunggu Sampai Bengkak

Abses Gigi: Jangan Tunggu Sampai Bengkak

  • Admin Web
  • February 24, 2026
  • 7:55 am
  • No Comments

Table of Contents

Banyak orang baru menyadari adanya masalah serius pada gigi ketika pipi sudah membengkak atau rasa sakitnya tidak tertahankan. Padahal, abses gigi tidak terjadi secara tiba-tiba. Kondisi ini merupakan tahap lanjut dari infeksi yang dibiarkan tanpa penanganan. Semakin lama ditunda, semakin besar risiko komplikasi yang dapat terjadi.

Abses gigi bukan sekadar “gigi berlubang yang sakit”, tetapi infeksi bakteri yang telah membentuk kumpulan nanah di sekitar akar gigi atau jaringan pendukungnya. Kondisi ini membutuhkan penanganan segera dan tidak bisa sembuh hanya dengan obat pereda nyeri.

Apa Itu Periapical Abses?

Salah satu jenis abses yang paling sering terjadi adalah periapical abses (abses periapikal). Periapical abses adalah infeksi yang terjadi di ujung akar gigi (apeks akar), biasanya akibat gigi berlubang yang sudah mencapai saraf (pulpa) dan tidak dirawat.

Proses terjadinya secara umum:

  1. Gigi berlubang dalam.
  2. Bakteri mencapai pulpa dan menyebabkan infeksi.
  3. Pulpa mengalami nekrosis.
  4. Infeksi menyebar ke ujung akar.
  5. Terbentuk kumpulan nanah di sekitar akar.

Pada tahap ini, infeksi sudah keluar dari ruang gigi dan melibatkan jaringan tulang di sekitarnya.

Perbedaan Abses Akut dan Abses Kronis

Abses tidak selalu menunjukkan gejala yang sama. Secara klinis, abses dibedakan menjadi akut dan kronis.

  • Abses akut 

Abses akut adalah kondisi infeksi yang berkembang cepat dan menimbulkan gejala yang jelas. Abses akut sering membuat pasien datang dalam kondisi darurat karena rasa sakitnya sangat mengganggu. Ciri-cirinya:

  1. Nyeri hebat dan berdenyut
  2. Pembengkakan pada gusi atau pipi
  3. Gigi terasa lebih tinggi atau tidak nyaman saat digigit akibat tekanan peradangan di sekitar akar.
  4. Demam (pada kasus berat)
  5. Nyeri saat ditekan
  • Abses kronis 

Abses kronis berkembang lebih lambat dan gejalanya sering kali tidak terlalu terasa. Pada abses kronis, tubuh membentuk saluran kecil untuk mengeluarkan nanah sehingga tekanan berkurang dan rasa sakit tidak terlalu terasa. Namun, infeksi tetap ada dan bisa sewaktu-waktu menjadi akut. Ciri-cirinya:

  1. Nyeri ringan atau bahkan tidak ada nyeri
  2. Muncul benjolan kecil di gusi (fistula)
  3. Keluar cairan atau nanah secara berkala
  4. Bau mulut tidak sedap
Baca Juga:  Saat Nyeri Gigi Tidak Bisa Lagi Diabaikan. Hati-Hati Abses Gigi!

Pentingnya Perawatan Saluran Akar (PSA)

Sumber utama abses periapikal adalah pulpa yang terinfeksi dan mati. Jika hanya diberi antibiotik tanpa membersihkan saluran akar, infeksi bisa kambuh kembali. Karena itu, solusi definitif untuk menyelamatkan gigi adalah Perawatan Saluran Akar (PSA). 

PSA bertujuan untuk:

  1. Mengangkat jaringan saraf yang terinfeksi.
  2. Membersihkan saluran akar secara menyeluruh.
  3. Mendesinfeksi area hingga ke ujung akar.
  4. Mengisi dan menutup kembali saluran agar bakteri tidak masuk lagi.

Jika struktur gigi sudah terlalu rusak, pencabutan mungkin menjadi pilihan terakhir. Namun, selama gigi masih dapat dipertahankan, PSA adalah solusi terbaik. PSA tidak hanya menghilangkan rasa sakit, tetapi juga menghilangkan sumber infeksi dari dalam saluran akar.

Endo-Wiz dalam Penanganan Abses Gigi

Pada kasus abses gigi, terutama periapical abses, kunci utama keberhasilan perawatan bukan hanya pada drainase atau pemberian antibiotik, tetapi pada eliminasi sumber infeksi di dalam saluran akar. Jika bakteri masih tertinggal di area mikro saluran akar, abses berisiko kambuh meskipun gejala awal sudah mereda. Di sinilah Endo-Wiz berperan sebagai solusi pendukung dalam meningkatkan kualitas disinfeksi selama Perawatan Saluran Akar (PSA).

Berikut peran Endo-Wiz dalam penanganan abses gigi:

  1. Membersihkan bakteri hingga ke area yang sulit dijangkau, termasuk di sekitar ujung akar tempat abses terbentuk
  2. Mendukung penyembuhan jaringan periapikal 
  3. Membantu mencegah risiko kambuh 
  4. Menjaga struktur dinding akar tetap aman 

Jika kamu mengalami abses gigi, segera konsultasikan ke dokter gigi dan tanyakan tentang perawatan dengan dukungan teknologi Endo-Wiz. Endo-Wiz sekarang hadir di OK Dental untuk wilayah Jakarta serta Sherly Indratno and Associates Dental Clinic untuk wilayah Solo, atau kamu bisa hubungi kami melalui: 

Instagram :  @sti.dental
WhatsApp: 0823-1118-9934
Website: stindonesia.com 

Baca Juga:  6 Penyebab Umum Terjadinya Abses Gigi dan Cara Pengobatanya
PrevPreviousBenjolan Anus, Apakah Berbahaya? Kenali Penyebab dan Penanganannya

Need Help or Guidance?

Contact ST Indonesia

PT. SOMETECH INDONESIA
Copyrights @2023, All Rights Reserved

Opening Hours:
Monday – Friday 8am – 5pm

Offices & Branch :

  • Jakarta
    AKR Tower Lt 11 unit 11G
    Jl. Panjang No.5, Kebon Jeruk Jakarta Barat, DKI Jakarta
    INDONESIA
  • Surabaya
    STI - Ruko
    Jl. Raya Kupang Jaya No.B8, Surabaya, Jawa Timur
    INDONESIA
Contact :
  • (021) 533 447 55
  • +62 822-2526-7741
  • admstindo@gmail.com
Follow Us:
  • @sti_medical
  • @st_medicaldevice
  • @st_aes
  • ST Indonesia Medical
  • ST Indonesia Aesthetic

WhatsApp us