Skip to content
logo STI blue-05 (1)
  • Medical
  • Aesthetic
  • Dental
  • About Us
  • Service Center
  • News
    • Aesthetic
    • Medical
    • Dental
  • Career
  • Contact Us
Menu
  • Medical
  • Aesthetic
  • Dental
  • About Us
  • Service Center
  • News
    • Aesthetic
    • Medical
    • Dental
  • Career
  • Contact Us
Rambut Rontok

Home / News / Rambut Rontok di Usia 20-an? Kenali Penyebab dan Solusinya dengan ARCHE

Rambut Rontok di Usia 20-an? Kenali Penyebab dan Solusinya dengan ARCHE

  • Admin Web
  • October 26, 2026
  • 9:44 am

Table of Contents

Pernah merasa rambut semakin banyak tertinggal di sisir, menumpuk setelah keramas, atau bahkan mulai terlihat menipis di bagian depan kepala? Padahal, usia masih 20-an dan rasanya terlalu muda untuk mengalami masalah rambut rontok.

Banyak orang menganggap rambut rontok hanya terjadi ketika usia bertambah. Faktanya, kerontokan rambut juga bisa dialami oleh pria maupun wanita di usia muda. Mulai dari stres, pola makan yang kurang seimbang, kebiasaan menata rambut, hingga faktor genetik dapat memengaruhi kesehatan rambut.

Kabar baiknya, cara cepat untuk membantu mengatasi rambut rontok sesuai penyebabnya. Selain memperbaiki kebiasaan sehari-hari, perawatan profesional dengan ARCHE, Medical Grade Hair Growth Booster dari Korea Selatan, dapat menjadi pilihan untuk membantu mengurangi kerontokan, menguatkan akar rambut, dan mendukung pertumbuhan rambut yang sehat.

Mengapa Rambut Bisa Rontok di Usia 20-an?

Rambut memiliki siklus pertumbuhan alami yang terdiri dari fase pertumbuhan, transisi, istirahat, dan kerontokan. Karena itu, kehilangan sejumlah helai rambut setiap hari merupakan hal yang normal.

Namun, ketika rambut rontok semakin banyak, kepadatan rambut mulai berkurang, atau garis rambut terlihat berubah, kondisi tersebut perlu diperhatikan.

Kerontokan di usia 20-an tidak selalu disebabkan oleh satu faktor. Beberapa kebiasaan sehari-hari dan kondisi tubuh yang sering dianggap sepele justru dapat memengaruhi siklus pertumbuhan rambut.

Berikut 5 penyebab rambut rontok di usia 20-an: 

1. Stres dan Tekanan Aktivitas Sehari-hari

Deadline pekerjaan, tugas kuliah, kurang istirahat, hingga tekanan emosional bisa menjadi bagian dari kehidupan usia 20-an.

Stres fisik maupun emosional yang cukup berat dapat memengaruhi siklus pertumbuhan rambut dan menyebabkan lebih banyak rambut memasuki fase kerontokan. Kondisi ini dikenal sebagai telogen effluvium.

Baca Juga:  Kenali 10 Ciri-Ciri Rambut Rusak: Apakah Rambutmu Butuh Perawatan Khusus?

Kerontokan biasanya baru terlihat beberapa bulan setelah pemicunya terjadi. Karena itu, banyak orang tidak menyadari bahwa stres yang dialami sebelumnya dapat berkaitan dengan rambut rontok.

2. Kebiasaan Mengikat Rambut Terlalu Kencang

Gaya rambut seperti sleek bun, high ponytail, atau kepang ketat memang terlihat praktis dan stylish.

Namun, jika dilakukan terlalu sering dengan tarikan yang kuat, kebiasaan ini dapat memberikan tekanan berulang pada folikel rambut.

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat menyebabkan traction alopecia, yaitu kerontokan akibat tarikan terus-menerus pada rambut. Salah satu tandanya adalah rambut mulai menipis di sekitar hairline atau bagian pelipis.

3. Diet Ketat dan Kekurangan Nutrisi

Ingin menjaga bentuk tubuh merupakan hal yang wajar. Namun, membatasi makanan secara berlebihan dapat membuat tubuh kekurangan nutrisi penting.

Protein, zat besi, dan beberapa nutrisi lainnya berperan dalam menjaga pertumbuhan rambut yang sehat.

Ketika kebutuhan nutrisi tidak terpenuhi, pertumbuhan rambut dapat terganggu dan kerontokan bisa meningkat. Penurunan berat badan yang terlalu cepat juga dapat menjadi salah satu pemicunya.

4. Terlalu Sering Menggunakan Alat Styling dan Bahan Kimia

Catokan, curling iron, bleaching, dan pewarnaan rambut dapat membantu menciptakan berbagai gaya rambut.

Namun, penggunaan panas berlebihan dan proses kimia yang terlalu sering dapat merusak batang rambut sehingga rambut menjadi kering, rapuh, dan mudah patah.

Rambut patah memang berbeda dari rambut rontok yang berasal dari akar, tetapi keduanya dapat membuat rambut terlihat semakin tipis.

5. Perubahan Hormon

Perubahan hormon dapat memengaruhi siklus pertumbuhan rambut, termasuk pada usia muda.

Kondisi seperti gangguan tiroid atau polycystic ovary syndrome (PCOS) dapat berkaitan dengan penipisan rambut pada sebagian orang.

Baca Juga:  Review Perawatan Rambut dengan ARCHE, Rasa Gatal Berkurang

Jika rambut rontok disertai perubahan menstruasi, jerawat yang menetap, atau keluhan kesehatan lainnya, pemeriksaan dokter diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.

Bagaimana Cara Mengatasi Rambut Rontok di Usia Muda?

Mengatasi rambut rontok tidak cukup hanya dengan mengganti sampo atau menggunakan hair serum.

Langkah pertama adalah memahami penyebab kerontokan dan memperbaiki kebiasaan yang dapat memengaruhi kesehatan rambut.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

  1. Mengelola stres dan menjaga waktu istirahat yang cukup.
  2. Memenuhi kebutuhan protein, zat besi, dan nutrisi melalui pola makan seimbang.
  3. Menghindari gaya rambut yang menarik akar rambut terlalu kuat.
  4. Mengurangi penggunaan panas dan bahan kimia berlebihan.
  5. Menjaga kebersihan serta kesehatan kulit kepala.
  6. Berkonsultasi dengan dokter apabila rambut rontok berlebihan atau semakin menipis.

Apabila kerontokan terus berlangsung, Anda dapat mempertimbangkan perawatan dengan hair growth booster.

Kenali ARCHE, Medical Grade Hair Growth Booster dari Korea Selatan

ARCHE merupakan Medical Grade Hair Growth Booster dari Korea Selatan yang dikembangkan untuk mendukung perawatan rambut rontok dan penipisan rambut.

ARCHE menggunakan Chitosan yang berasal dari jamur, bahan yang mendukung kondisi kulit kepala dan aktivitas sel yang berkaitan dengan pertumbuhan rambut.

Berbeda dari produk perawatan rambut sehari-hari, ARCHE digunakan dalam prosedur profesional di klinik dengan metode aplikasi yang ditentukan oleh dokter.

Berikut adalah manfaat dari ARCHE, yaitu:

  • Menguatkan akar rambut untuk membantu menjaga kondisi rambut
  • Mendukung pertumbuhan rambut yang sehat melalui perawatan yang berfokus pada kulit kepala dan folikel rambut
  • Membantu mengurangi kerontokan rambut

ARCHE telah teregistrasi di Kemenkes RI dan telah diperkenalkan dalam berbagai kegiatan edukasi medis mengenai kesehatan rambut dan kulit kepala.

Rambut Rontok di Usia 20-an
Before after treatment ARCHE

Simpulan

Rambut rontok di usia 20-an bukan hal yang mustahil terjadi. Stres, kebiasaan mengikat rambut terlalu kencang, diet ekstrem, penggunaan alat styling, perubahan hormon, dan faktor genetik merupakan beberapa penyebab yang sering diabaikan.

Baca Juga:  8 Cara Menghilangkan Pigmentasi Kulit Wajah

Menjaga pola hidup sehat dan merawat kulit kepala menjadi langkah penting untuk membantu mempertahankan kesehatan rambut. Namun, ketika kerontokan terus berlangsung atau rambut mulai terlihat menipis, perawatan profesional dapat menjadi pilihan tambahan.

ARCHE, Medical Grade Hair Growth Booster dari Korea Selatan, hadir sebagai pilihan perawatan untuk membantu menguatkan akar rambut, mendukung pertumbuhan rambut yang sehat, dan mengurangi kerontokan.

Rambut mulai rontok di usia muda? Jangan tunggu sampai semakin menipis!

Konsultasi dan treatment ARCHE di klinik kecantikan terdekat, ya!

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Instagram @st_aes dan @arche.sti, website resmi stindonesia.com, atau hubungi WhatsApp 0822-2526-7741.

Rambut Rontok

PrevPreviousPipi Cekung? Kenali Penyebab dan Solusinya dengan LAFULLEN

Need Help or Guidance?

Contact ST Indonesia

PT. SOMETECH INDONESIA
Copyrights @2023, All Rights Reserved

Opening Hours:
Monday – Friday 8am – 5pm

Offices & Branch :

  • Jakarta
    AKR Tower Lt 11 unit 11G
    Jl. Panjang No.5, Kebon Jeruk Jakarta Barat,
    DKI Jakarta, INDONESIA
  • Surabaya
    STI - Ruko
    Jl. Raya Kupang Jaya No.B8, Surabaya,
    Jawa Timur, INDONESIA
Contact :
  • (021) 533 447 55
  • +62 822-2526-7741
  • admstindo@gmail.com
Follow Us:
  • ST Indonesia
  • STI Medical
  • STI Aesthetic
  • STI Dental
  • STI Youtube Channel