Bopeng bekas jerawat membuat tekstur kulit tampak tidak rata. Kondisi in biasanya muncul akibat kerusakan jaringan kulit setelah peradangan jerawat. Perawatan yang dapat membantu memperbaiki dan mengatasi kondisi ini adalah treatment Cellbooster Lift. Lantas, apa penyebab bopeng bekas jerawat? Bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasannya berikut ini.
Cara Mengatasi Bopeng Bekas Jerawat
Cara cepat yang dapat membantu mengatasi bopeng bekas jerawat adalah treatment Cellbooster Lift. Cellbooster Lift merupakan premium injectable skin booster asal Swiss. Produk ini mengandung Hyaluronic Acid (HA). Kandungan ini membantu meningkatkan hidrasi kulit hingga lapisan yang lebih dalam.
Cellbooster Lift juga mengandung asam amino, seperti glycine dan proline. Keduanya mendukung proses pembentukan kolagen alami. Dengan demikian, kandungan tersebut dapat membantu memperbaiki struktur dan kualitas kulit. Cellbooster Lift juga diperkaya dengan vitamin B2, C, E, dan biotin. Berbagai kandungan tersebut membantu memberikan nutrisi untuk kulit. Hasilnya, tekstur kulit dapat terlihat lebih sehat dan merata.
Selain itu, Cellbooster Lift menggunakan teknologi CHAC (Combined Hybrid Active Complex) yang dipatenkan. Teknologi ini membantu mengoptimalkan pelepasan bahan aktif dan distribusi bahan aktif secara optimal. Dengan begitu, bahan aktif dapat bekerja secara lebih efektif di dalam kulit.
Cellbooster Lift memiliki downtime yang relatif minimal. Perawatan ini juga dapat dikombinasikan dengan prosedur estetika lainnya. Kombinasi tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan kulit setiap pasien.

Penyebab Bopeng Bekas Jerawat
Bopeng bekas jerawat terjadi akibat kerusakan jaringan kulit selama proses peradangan. Kondisi ini sering muncul setelah jerawat mengalami peradangan yang cukup parah. Contohnya adalah jerawat kistik atau nodul. Peradangan tersebut dapat mencapai lapisan kulit yang lebih dalam. Akibatnya, kolagen dan jaringan penunjang kulit dapat ikut mengalami kerusakan.
Tubuh kemudian membentuk jaringan baru untuk memperbaiki kerusakan tersebut. Proses ini membutuhkan kolagen yang cukup. Jika produksi kolagen tidak mencukupi atau terbentuk secara tidak merata, kulit tidak dapat kembali seperti semula. Akibatnya, muncul cekungan yang menetap pada permukaan kulit.
Kebiasaan memencet atau menggaruk jerawat juga dapat meningkatkan risiko bopeng. Tekanan pada jerawat dapat memperparah peradangan dan kerusakan jaringan. Risiko tersebut dapat semakin besar jika ekstraksi dilakukan secara paksa. Penggunaan tangan atau alat yang tidak higienis juga dapat meningkatkan risiko masalah pada kulit.
Selain itu, tingkat keparahan jerawat bukan satu-satunya faktor yang berpengaruh. Faktor genetik dan jenis kulit juga dapat berperan. Penanganan jerawat yang kurang tepat juga dapat meningkatkan risiko terbentuknya bekas luka atrofi atau acne scars.
Simpulan
Bopeng bekas jerawat terbentuk ketika peradangan merusak jaringan kulit dan proses penyembuhan tidak menghasilkan kolagen yang cukup atau terbentuk secara tidak merata. Kebiasaan memencet atau menggaruk jerawat juga dapat memperparah kerusakan kulit dan meningkatkan risiko terbentuknya bekas luka atrofi. Karena itu, selain mencegah jerawat semakin meradang, memilih perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit juga menjadi bagian penting dalam membantu mengatasi bopeng bekas jerawat.
Cellbooster Lift dapat menjadi pilihan perawatan untuk membantu mengatasi bopeng bekas jerawat dengan cepat. Cellbooster Lift membantu meningkatkan hidrasi, mendukung pembentukan kolagen, serta memperbaiki kualitas dan tampilan tekstur kulit. Dengan demikian, tekstur kulit agar tampak lebih sehat dan merata.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Cellbooster Lift, Anda dapat mengunjungi Instagram @st_aes, @cellbooster.id, website stindonesia.com atau hubungi kami melalui whatsapp 082225267741.

