Kulit wajah kendur (saggy skin) merupakan kondisi yang umum terjadi seiring bertambahnya usia. Namun, ada berbagai penyebab lain yang dapat membuat kulit wajah menjadi kendur di usia muda. Paparan sinar matahari berlebih, perubahan berat badan hingga kondisi medis tertentu bisa menjadi penyebabnya.
Kabar baiknya, perkembangan teknologi estetika kini menghadirkan solusi yang efektif untuk mengatasi kulit wajah kendur. Perawatan yang bisa Anda jalani adalah treatment Monopolar RF Oligio. Perawatan ini bersifat non-invasif yang dirancang untuk membantu mengencangkan kulit dengan cara menstimulasi pembentukan kolagen dari lapisan kulit bagian dalam.
Mengencangkan Kulit Wajah yang Kendur
Cara cepat untuk membantu mengencangkan kulit wajah yang kendur adalah dengan treatment Monopolar RF Oligio. Alat ini bekerja dengan memancarkan energi panas ke lapisan kulit bagian dalam untuk menstimulasi pembentukan kolagen baru. Hasilnya, kulit tampak lebih kencang dan muda.

Treatment Oligio merupakan prosedur non-invasif, sehingga tidak memerlukan sayatan atau tindakan bedah. Prosesnya tergolong aman, nyaman, dan minim risiko tanpa menimbulkan rasa sakit. Inilah yang menjadikan Oligio sebagai pilihan ideal bagi Anda yang ingin mengencangkan kulit yang kendur tanpa downtime. Hasil perawatan ini sudah mulai terlihat sejak sesi pertama, dan akan terus membaik dalam beberapa bulan berikutnya seiring meningkatnya proses regenerasi kolagen di kulit.

Penyebab Kulit Wajah Kendur di Usia Muda
Penyebab kulit wajah kendur di usia muda, antara lain:
1. Paparan Sinar Matahari Berlebih
Penyebab utama kulit wajah kendur di usia muda adalah paparan sinar matahari berlebihan. Kondisi ini bisa merusak kolagen dan elastin pada kulit. Radiasi sinar UVA dan UVB mempercepat penuaan dan dapat merusak DNA sel kulit dan mempercepat kematian sel. Akibatnya, struktur kulit melemah dan elastisitasnya menurun sehingga kulit menjadi kendur.
2. Penurunan Berat Badan yang Drastis
Penurunan berat badan yang terjadi secara cepat dapat menyebabkan kulit kehilangan volume secara signifikan. Hal ini juga sering terjadi pada individu yang menjalani operasi bariatrik atau pasca kehamilan. Penipisan lapisan lemak di bawah kulit serta peregangan ligamen membuat kulit tidak memiliki cukup waktu untuk beradaptasi sehingga tampak kendur.
3. Kebiasaan Merokok
Merokok berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, termasuk kulit. Kandungan nikotin dan zat kimia berbahaya lainnya dapat mempersempit pembuluh darah di lapisan kulit terluar. Akibatnya, aliran darah, suplai oksigen, dan nutrisi ke sel-sel kulit berkurang sehingga produksi kolagen dan elastin menurun dan kulit lebih cepat mengalami penuaan serta kekenduran.
4. Pola Makan Tidak Sehat
Konsumsi makanan tinggi gula dan lemak dapat merusak kolagen dan elastin melalui proses glikasi, yaitu pengikatan gula dengan protein kulit yang membuatnya menjadi kaku dan kurang elastis. Pola makan yang tidak seimbang juga membuat kulit kekurangan nutrisi penting untuk regenerasi sel.
5. Dehidrasi
Kurangnya asupan cairan dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan kehilangan elastisitas. Kulit yang terhidrasi dengan baik akan tampak lebih kenyal dan sehat, sedangkan kulit yang dehidrasi lebih rentan terhadap garis halus, kerutan, dan kulit kendur.
6. Kurang Tidur
Saat tidur, tubuh melakukan proses regenerasi, termasuk memperbaiki sel kulit dan memproduksi kolagen. Kurang tidur dapat menghambat proses ini, sehingga kulit lebih mudah kendur dan menunjukkan tanda-tanda penuaan dini.
7. Kondisi Medis Tertentu
Kulit kendur juga dapat disebabkan oleh kondisi medis tertentu, seperti Ehlers-Danlos Syndrome (EDS), yaitu kelainan jaringan ikat langka yang diturunkan. Kondisi ini mengganggu produksi kolagen, sehingga kulit menjadi kendur.
Itulan penjelasan mengenai penyebab kulit wajah kendur di usia muda dan cara cepat mengencangkannya dengan Monopolar RF Oligio. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Oligio, konsultasikan dengan ahli kecantikan atau dokter kulit di klinik kecantikan terdekat atau hubungi kami melalui whatsapp 082225267741, instagram @oligio.sti, dan kunjungi website stindonesia.com.

